Jumat, 30 Oktober 2026
16:38 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Perang Libya-Mesir

Perang Libya-Mesir

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
Perang Libya-Mesir
330px-Libya-Egypt.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta Libya dan Mesir
Tanggal21–24 Juli 1977 (3 hari)
Lokasi
Perbatasan Libya-Mesir
Hasil Serangan Libya ke Sallum digagalkan, status quo ante bellum[1][2]
Pihak yang terlibat
Mesir Mesir Libya Libya
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Mesir Anwar Sadat Libya Muammar Gaddafi
Kekuatan
3 brigade dan angkatan udara[3] 3 brigade dan angkatan udara
Korban jiwa dan kerugian
100 tewas
4 pesawat MiG-21
2 Su-20[4]
400 tewas dan terluka
60 tank
40 APC
20 pesawat Mirage 5
1 MiG-23MS

Perang Libya-Mesir adalah perang singkat yang berlangsung selama tiga hari pada tanggal 21-24 Juli 1977 di perbatasan Libya-Mesir. Hubungan Libya dengan Mesir sebelumnya sudah memburuk semenjak berakhirnya Perang Yom Kippur pada Oktober 1973 karena Libya menentang kebijakan perdamaian Presiden Anwar Sadat dan juga akibat kegagalan perundingan penyatuan Libya-Mesir. Deportasi pekerja migran Mesir dari Libya juga semakin menegangkan hubungan di antara kedua negara.[5] Mesir sendiri sudah mempertimbangkan perang melawan Libya semenjak tahun 1974,[6] dan ahli kebijakan di Amerika Serikat dan Britania menyatakan bahwa Sadat telah berencana menyerang Libya untuk menjatuhkan Gaddafi.[7]

Ketegangan semakin menguat pada bulan April dan Mei 1977, terutama setelah demonstran menyerang kedutaan besar masing-masing negara. Pada 21 Juli 1977, Libya melancarkan serangan ke kota Sallum. Sadat dan jenderal-jenderalnya mengirim tiga divisi ke perbatasan Libya setelah mendengar kabar serangan Libya. Tiga divisi ini berhasil mengalahkan pasukan Libya dan menghancurkan sebagian besar perlengkapan mereka. Angkatan Udara Mesir dan tiga divisi Angkatan Darat Mesir lalu menyerbu perbatasan Libya dan merebut beberapa kota perbatasan. Namun, negara-negara Arab lainnya meminta Sadat untuk tidak menaklukkan Libya. Pada tanggal 24 Juli, kedua belah pihak menyepakati gencatan senjata yang dimediasikan oleh Presiden Aljazair Houari Boumediène dan pemimpin Organisasi Pembebasan Palestina Yasser Arafat.

Catatan kaki

  1. ↑ Countrystudies - Libya and Arab Unity "Libya and Arab Unity". Library of Congress. Diakses tanggal 2 Maret 2013. {{cite web}}: Periksa nilai |url=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Cooper, Tom (13 November 2003). "Libyan Mirage-Order". Western & Northern Africa Database. Air Combat Information Group. Diakses tanggal 2 Maret 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Pollack, Kenneth M. (2004-09-01). Arabs at War: Military Effectiveness, 1948-1991. Bison Books. hlm. 365. ISBN 0-8032-8783-6.
  4. ↑ Pollack hlm.368
  5. ↑ Tsourapas, Gerasimos (2015). "The Politics of Egyptian Migration to Libya". Middle East Report and Information Project. Diakses tanggal 6 Desember 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "Transcript of talk between Henry Kissinger and Golda Meir, March 1, 1974" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal Juni 22, 2012. Diakses tanggal 2012-06-24.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "Spiers (US Embassy in London) to Department of State, October 19, 1976". Diakses tanggal 2011-06-09.


Ikon rintisan

Artikel bertopik militer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan