Sabtu, 24 Oktober 2026
01:44 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada

Pengulangan berjeda

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Februari 2023)

Pengulangan Berjarak atau Pengulangan Berjeda (bahasa Inggris:spaced repetition) adalah suatu teknik belajar saintifik (evidence-based learning) yang biasanya dilakukan dengan kartu flash. Kartu yang baru atau yang lebih susah akan tampil lebih sering sementara kartu lama atau yang lebih mudah akan tampil lebih jarang untuk memanfaatkan efek berjarak. Penggunaan metode ini telah terbukti meningkatkan kecepatan belajar.

Walaupun pada prinsipnya dapat berguna pada banyak hal, pengulangan berjarak biasanya dipakai pada saat dimana pembelajar harus menghafal banyak hal dan menyimpan hal-hal tersebut dalam ingatan jangka panjang. Karena itu, teknik ini cocok dipakai untuk mengingat kosakata dalam pembelajaran bahasa baru atau pemerolehan bahasa kedua. Sudah banyak program perangkat lunak dikembangkan berdasarkan pengulangan berjarak untuk membantu proses belajar. Pengulangan berjarak juga dapat dilakukan dengan kartu flash menggunakan Sistem leitner.

Sejarah

Percobaan pengulangan berjarak pertama kali dilakukan oleh Landauer dan Bjork pada 1978; mereka mengumpulkan pelajar psikologi untuk dibagikan foto-foto pelajar diikuti dengan namanya. Ini disebut sebagai "asosiasi wajah dengan nama". Dengan pengulangan melihat nama dan wajah dari foto-foto tersebut, mereka dapat menghubungkan nama dan wajah dari orang yang ditampilkan dengan sepanjang waktu karena pengulangan berjarak. Pada 1989, C.J. Camp menyimpulkan dengan menggunakan teknik ini pasien pengidap Alzheimer dapat meningkatkan durasi ingatan mereka dalam mengingat sesuatu.

Schacter, Rich dan Stampp pada 1985 melanjutkan riset yang kemudian juga menyertakan orang-orang penderita amnesia dan kelainan memori lainnya. Penemuan ini menunjukkan dengan menggunakan pengulangan berjarak tidak hanya membantu pelajar meningat nama dan wajah seseorang tapi juga dengan orang yang memiliki penyakit memori.

Riset dan Aplikasi

Algoritma

Implementasi

Referensi

Bacaan lanjutan


Ikon rintisan

Artikel bertopik pendidikan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan