Pengembangan pribadi meliputi segala kegiatan yang meningkatkan kesadaran dan identitas diri, mengembangkan bakat dan potensi, membangun sumber daya manusia dan memfasilitasi kinerja, meningkatkan kualitas hidup dan memberikan kontribusi dalam mewujudkan impian dan cita-cita. Tidak ada batasan terhadap pengembangan diri, konsepnya melibatkan kegiatan formal maupun nonformal untuk mengembangkan orang lain dalam peran sebagai guru, pembimbing, konsultan, manajer, coach atau mentor. Ketika pengembangan diri melibatkan institusi, berarti merujuk kepada metode, program, sarana, teknik, dan sistem assessment yang mendukung pembangunan manusia pada tingkat individu dalam sebuah organisasi. Pengembangan pribadi dapat mencakup kegiatan-kegiatan berikut; meningkatkan kesadaran diri, meningkatkan pengetahuan diri, meningkatkan keterampilan atau mempelajari keterampilan baru, membangun atau memperbaharui identitas atau harga diri, mengembangkan kekuatan atau bakat, meningkatkan kesejahteraan, mengidentifikasi atau meningkatkan potensi, membangun kinerja sumber daya manusia, meningkatkan gaya hidup atau kualitas hidup, meningkatkan kesehatan, memenuhi aspirasi, memulai keberanian pribadi, mendefinisikan dan melaksanakan rencana pengembangan diri (PDPs)eningkatkan kemampuan sosial
Pengembangan diri
segala kegiatan yang meningkatkan kesadaran dan identitas diri, mengembangkan bakat dan potensi, membangun sumber daya manusia dan memfasilitasi kinerja, meningkatkan kualitas hidup dan memberikan kontribusi dalam mewujudkan impian dan cita-cita.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA)
Baca Selengkapnya di Wikipedia