Selasa, 20 Oktober 2026
08:02 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Pengamatan bus

Pengamatan bus

Bagikan:
250px-Ikarus-Zemun_IK160P.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pengamat bus di Polandia dalam perjalanan merayakan ulang tahun ke-25 bus Ikarus-Zemun di Cieszyn

Pengamatan bus merupakan sebuah minat dan kegiatan yang melibatkan pengamatan, pemotretan, serta pelacakan bus selama masa operasionalnya dalam lingkup perusahaan transportasi. Individu yang menekuni kegiatan ini dikenal sebagai pengamat bus, penggemar bus, pecandu bus (dalam bahasa Inggris sehari-hari), penggila bus,[1] dan di Indonesia dikenal sebagai busmania atau bismania.[2][3][4]

Terdapat banyak penggemar industri bus dan kereta api di berbagai belahan dunia. Sebagaimana halnya pengamat kereta api dan pengamat pesawat, kegiatan pengamatan bus mencakup pemantauan alokasi rute, berbagi pengetahuan seputar bus, serta mendokumentasikan bus dalam bentuk fotografi.[5][6]

Karena pengamatan bus berkaitan langsung dengan angkutan massal perkotaan, aktivitas ini kerap beriringan dengan metrofili. Individu dengan ketertarikan semacam ini sering disebut sebagai "penggemar transit".

Pelestarian bus

Beberapa pengamat bus menyusun daftar atau melacak keberadaan unit kendaraan yang telah dipensiunkan dari operator tertentu, dengan tujuan untuk membelinya demi pelestarian. Bus-bus yang telah diawetkan tersebut kemudian dapat dioperasikan kembali, baik pada layanan yang telah dihentikan maupun melalui rute tertentu dalam rangka suatu acara.[7]

Galeri

  • Bus spotters photographing a bus in Southampton, UK
    Pengamat bus yang sedang memotret sebuah bus di Southampton, Inggris
  • Bus fans in Hong Kong
    Penggemar bis di Hong Kong
  • Teenage and adult bus spotters in Indonesia
    Pengamat bus remaja dan dewasa di Indonesia

Referensi

  1. ↑ Nathan Belofsky (3 Agustus 2010). The Book of Strange and Curious Legal Oddities: Pizza Police, Illicit Fishbowls, and Other Anomalies of the Law That Make Us All Unsuspecting Criminals. Penguin Publishing Group. hlm. 97. ISBN 978-1-101-18896-5.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Kamus Bismania, Istilah Bus Indonesia Lengkap". AyoNaikBus.com. Diakses tanggal 23 Juli 2025.
  3. ↑ Annisa (22 Juli 2024). "Fakta Menarik! Bismania Pencetus "Wonderful Indonesia"". MCEasy.com. Diakses tanggal 23 Juli 2025.
  4. ↑ Ahmad Muzaki, Anang Darmawan (12 Desember 2023). "10 Isitilah Dalam Dunia Bus Indonesia, Pahami dahulu Sebelum Menjadi Busmania". OTOSIA. Diakses tanggal 23 Juli 2025.
  5. ↑ McCarthy, James (4 Juli 2015). "Forget selfies and One Direction, this teenager is a bus spotter". WalesOnline. Diakses tanggal 30 Agustus 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Hermann H. Field; Hermann Field; Kate Field (2002). Trapped in the Cold War: The Ordeal of an American Family. Stanford University Press. hlm. 275. ISBN 978-0-8047-4431-7.
  7. ↑ McLean, David (2021-09-08). "Vintage Edinburgh buses will be appearing on city streets this weekend". edinburghlive (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-09-26.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan