Sabtu, 24 Oktober 2026
00:21 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Pengadilan Warren

Pengadilan Warren

Bagikan:
250px-Earl_Warren.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ketua Mahkamah Agung Amerika Serikat Earl Warren.

Pengadilan Warren adalah periode dalam sejarah Mahkamah Agung Amerika Serikat ketika Earl Warren menjabat sebagai Ketua Mahkamah Agung Amerika Serikat. Warren menggantikan Fred M. Vinson sebagai ketua pada tahun 1953 setelah Vinson tutup usia, dan Warren tetap menjabat hingga ia pensiun pada tahun 1969. Ia kemudian digantikan oleh Warren Burger.

Pengadilan Warren dianggap sebagai pengadilan yang mayoritas hakimnya menganut paham liberal. Dalam sejarahnya, mereka telah mengeluarkan putusan-putusan yang memperkuat hak-hak sipil, kebebasan sipil, wewenang kehakiman, dan wewenang federal.[1] Pakar hukum tata negara Amerika Serikat meyakini bahwa Pengadilan Warren telah memicu "Revolusi Konstitusional" dalam sejarah Amerika Serikat.[2][3][4][5][6]

Pengadilan Warren memperkenalkan asas "satu orang, satu suara" di Amerika Serikat melalui berbagai putusan, dan mereka juga yang menetapkan kewajiban polisi untuk memberikan peringatan Miranda.[7][8][9] Selain itu, pengadilan Warren telah menuai pujian maupun cacian karena telah mengakhiri segregasi ras di Amerika Serikat secara de jure, menginkorporasi Deklarasi Hak-Hak (menegakannya terhadap pemerintah negara bagian melalui Amendemen Keempatbelas), dan mengakhiri pengadaan doa di sekolah negeri.

Referensi

  1. ↑ Sunstein, Cass Breyer's Judicial Pragmatism University of Chicago Law School. November, 2005. hlm. 3-4. ("To many people, the idea of judicial deference to the elected branches lost much of its theoretical appeal in the 1950s and 1960s, when the Supreme Court, under the leadership of Chief Justice Earl Warren, was invalidating school segregation (Brown v. Bd. of Educ.), protecting freedom of speech (Brandenburg v. Ohio) striking down poll taxes (Harper v. Bd. of Elections), requiring a rule of one person, one vote (Reynolds v. Sims), and protecting accused criminals against police abuse (Miranda v. Arizona)."
  2. ↑ Pederson, William D. "Earl Warren". www.mtsu.edu (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-09-15.
  3. ↑ Horwitz, Morton J. (Musim dingin 1993). "The Warren Court And The Pursuit Of Justice". Washington and Lee Law Review. 50.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Driver, Justin (Oktober 2012). "The Constitutional Conservatism of the Warren Court". California Law Review. 100 (5): 1101–1167. JSTOR 23408735.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Powe, Jr., Lucas A. (2002). The Warren Court and American Politics. Harvard University Press.
  6. ↑ Swindler, William F. (1970). "The Warren Court: Completion of a Constitutional Revolution" (PDF). Vanderbilt Law Review. 23. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2019-10-03. Diakses tanggal 2021-01-30.
  7. ↑ "Biography of Earl Warren". warren.ucsd.edu. Diakses tanggal 2019-10-04.
  8. ↑ "One Person, One Vote | The Constitution Project". www.theconstitutionproject.com. Diakses tanggal 2019-10-04.
  9. ↑ "Miranda v. Arizona". Oyez (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-10-04.


Ikon rintisan

Artikel bertopik hukum ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan