Jumat, 23 Oktober 2026
04:25 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Pendaratan perut

Pendaratan perut

Bagikan:
250px-Belly_landing_B-17.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Boeing B-17, Dutchess 'Daughter, setelah melakukan pendaratan perut. (6 Juli 1944)

Pendaratan perut adalah pendaratan pesawat tanpa menggunakan roda pendaratannya, sehingga menggunakan bagian bawah pesawat (perut pesawat), sebagai media pendaratan.

Selama pendaratan perut, pastinya akan terjadi kerusakan ekstensif pada pesawat. Pendaratan perut memiliki risiko pesawat dapat terbalik, hancur, atau terbakar jika mendarat terlalu cepat atau terlalu keras. Diperlukan akurasi yang tinggi untuk memastikan agar pesawat dapat mendarat selurus dan sejajar mungkin dengan tetap mempertahankan kecepatan udara yang cukup untuk mempertahankan kontrol. Arus angin yang kuat, visibilitas rendah, kerusakan pada pesawat, instrumen yang tidak responsif, atau atau kontrol yang rendah akan meningkatkan bahaya melakukan pendaratan perut. Namun, pendaratan perut adalah salah satu jenis kecelakaan pesawat yang paling umum, dan biasanya tidak fatal jika dilakukan dengan hati-hati.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan