Rabu, 04 November 2026
06:29 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Pemerintahan dunia

Pemerintahan dunia

Bagikan:
250px-British_Empire_1897.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta dunia sekitar tahun 1897 dengan wilayah kekuasaan Britania Raya ditandai dengan warna merah. Peta tersebut memperlihatkan cakupan kekuasaan sebuah imperium besar yang pada masa itu memiliki wilayah di berbagai bagian dunia.

Pemerintahan Dunia adalah janji himpunan/sebuah kesatuan yang masih merupakan ide terdiri dari sebuah atau seri tingkatan pemerintahan dengan otoritas mencakup planet Bumi. Tidak pernah ada satu Pemerintahan Dunia yang pernah terjadi sebelumnya, meskipun kerajaan besar dan superpower telah mendapatkan tingkatan kekuasaan yang mirip. Contoh sejarah telah dihambat oleh kenyataan bahwa komunikasi dan perjalanan yang tak memungkinkan membuat organisasi dunia ini tidak terjadi. Artikel ini membahas proposal yang telah dibuat untuk sebuah pemerintahan dunia, dan gerakan mana yang mengadvokasi ide tersebut.

Beberapa internasionalis mencari pembentukan pemerintahan dunia sebagai cara mendapatkan kebebasan dan sebuah peraturan hukum di seluruh dunia. Beberapa orang khawatir bahwa pemerintah dunia harus dapat menghormati keragaman negara atau manusia yang tercakup di dalamnya. Dan di sisi lain memandang ide ini sebagai sebuah kemungkinan mimpi buruk, dalam dunia yang kacau pemerintah berusaha menciptakan negara totalitarian yang tak berakhir tanpa ada kemungkinan untuk kabur atau revolusi. Istilah alternatif Politik mendunia satu budaya (global political monoculture) yang menekankan rasa takut yang telah digambarkan di atas oleh beberapa orang melalui perusahaan transnasional atau institusi finansial internasional, seperti IMF,dan Bank Dunia. Dan satu lagi istilah yang mirip, demokrasi berparlimen mendunia yang menggambarkan pemerintahan dunia berdasarkan hormat kepadademokrasi dan peraturan hukum.

Internasionalis memberikan argumen bahwa kekurangan sekarang ini dalam ketertiban internasional dapat diatasi tidak hanya dengan menentang globalisasi, yang mereka lihat sebagai peristiwa yang tak terelakan dan mungkin proses penyambutan, tetapi penyeimbangan sisi buruknya membawa pemusatan atau keinginan ekonomi seluruhnya (seperti pelanggaran HAM - termasuk hak buruh - dan sosiobudaya dan integritas lingkungan) dengan wakil institusi global dengan otoritas supranasional.

Ide pemerintahan dunia sering digunakan dalam sains fiksi, baik sebagai tema utama maupun sebagai bagian dari pandangan masa depan.

Lihat pula

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan