Rabu, 14 Oktober 2026
01:46 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM

Pembuahan internal

Bagikan:

Pembuahan internal (fertilisasi internal) adalah meleburnya sel sperma dan sel telur yang terjadi di dalam tubuh betina selama proses reproduksi seksual. Fertilisasi internal umumnya terjadi pada hewan darat, tetapi beberapa hewan air juga menggunakan metode ini. Fertilisasi internal memiliki keuntungan yaitu melindungi telur atau embrio yang dibuahi dari keringnya daratan. Embrio dapat terlindungi dari predator di luar karena embrio berkembang di dalam tubuh betina. Tingkat kelangsungan hidup dengan metode ini lebih tinggi daripada fertilisasi eksternal, walaupun keturunan yang dihasilkan melalui fertilisasi internal lebih sedikit.[1]

Taksa yang berkembang biak dengan fertilisasi internal umumnya adalah gonochoric.[2] Pada mamalia, reptil, dan kelompok hewan tertentu, fertilisasi internal dilakukan dengan senggama, dimana organ intromiten pada jantan dimasukkan ke dalam vagina atau kloaka.[3][4]

Referensi

  1. ↑ "43.2A: External and Internal Fertilization". Biology LibreTexts (dalam bahasa Inggris). 2018-07-17. Diakses tanggal 2021-09-01.
  2. ↑ Leonard, Janet; Cordoba-Aguilar, Alex (2010-07-16). The Evolution of Primary Sexual Characters in Animals (dalam bahasa Inggris). Oxford University Press. ISBN 978-0-19-971703-3.
  3. ↑ Hyman, Libbie Henrietta (1992-09-15). Hyman's Comparative Vertebrate Anatomy (dalam bahasa Inggris). University of Chicago Press. ISBN 978-0-226-87013-7.
  4. ↑ Austin, Colin R. (1984-01-01). "Evolution of the copulatory apparatus". Bollettino di zoologia. 51 (1–2): 249–269. doi:10.1080/11250008409439463. ISSN 0373-4137.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan