Sabtu, 24 Oktober 2026
03:08 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Penyantap Kentang

Penyantap Kentang

lukisan oleh Vincent van Gogh

Bagikan:
The Potato Eaters
500px-Vincent_Van_Gogh_-_The_Potato_Eaters.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
SenimanVincent van Gogh
Tahun1885
TipeMinyak di kanvas
LokasiVan Gogh Museum, Amsterdam

De aardappeleters, The Potato Eaters, atau Penyantap Kentang adalah sebuah lukisan karya pelukis Belanda, Vincent van Gogh. Lukisan ini dilukis pada bulan April 1885 di Nuenen,[1] Belanda dan sekarang tersimpan di Van Gogh Museum di Amsterdam.

Selama bulan Maret dan awal April 1885 ia mempersiapkan sketsa untuk lukisan, dan meminta pendapat adiknya, Theo. Namun Theo tidak tertarik sama sekali dengan karya-karyanya ataupun sketsa yang dikirimkan Vincent padanya. Vincent van Gogh mengerjakan lukisan ini dari tanggal 13 April sampai permulaan Mei, sampai hampir semua bagian selesai tetapi ada beberapa perubahan kecil pada tahun yang sama.

Van Gogh mengatakan bahwa ia ingin menampilkan lukisan para petani semirip mungkin dengan aslinya. Dengan sengaja ia memilih model yang bertampang buruk dan kasar, supaya bisa terlihat alami dan asli:"Saya ingin menyampaikan ide bahwa orang-orang yang sedang memakan kentang dengan diterangi lampu minyak, menggunakan tangan yang sama untuk makan dan mengerjakan lahan, bahwa mereka telah membanting tulang dengan tangan mereka—bahwa mereka mendapatkan makanan mereka dengan cara yang paling jujur." "Saya pikir lukisan tentang para petani yang sedang memakan kentang yang saya lukis di Nuenen adalah karya terbaik saya."

Pranala luar

Referensi

  1. ↑ van Tilborgh, Louis (2009). "The Potato Eaters by Vincent van Gogh". The Vincent van Gogh Gallery. Diakses tanggal 2009-09-11.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan