Minggu, 25 Oktober 2026
21:54 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Pecel Pakis Colo

Pecel Pakis Colo

makanan khas daerah

Bagikan:
Pecel Pakis Colo
250px-Nasi_Pecel_Pakis.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pecel Pakis Colo
Tempat asalIndonesia
DaerahKudus, Jawa Tengah
Bahan utamaDaun Pakis

Pecel Pakis Colo adalah hidangan khas Desa Colo,Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, yang biasanya dijadikan sebagai hidangan sarapan oleh warga.[1]

Sejarah

Pecel Pakis Colo[2] berasal dari Desa Colo, karena di daerah tersebut ditemukan tanaman paku-pakuan seperti tanaman pakis. karena banyaknya tanaman ini sehingga warga memanfaatkan tanaman paku-pakuan tersebut menjadi pecel.

Pecel Pakis Colo adalah sajian pecel yang unik dan hanya bisa ditemui di Kudus. Daun pakis yang digunakan biasanya ditemukan di tepi sungai dan tebing yang lembap dan teduh. Keunikan lain dari pecel ini adalah cara penyajiannya, yaitu di atas piring yang terbuat dari tanah liat.[3]

Pecel Pakis Colo memiliki variasi isi dan bumbu yang berbeda dari pecel lainnya. Sayurannya menggunakan daun pakis atau tumbuhan paku, dengan bumbu pecel yang didalamnya terdapat campuran kencur dan daun jeruk. Tanaman pakis banyak ditemui di Gunung Muria, tepatnya di pinggiran aliran sungai.[4]

Bahan

Pecel Pakis Colo terdiri dari:[5]

  • Pakis
  • Kacang Panjang
  • Toge
  • Kacang Tanah
  • Cabai Keriting
  • Garam
  • Gula Merah, dll.

Referensi

  1. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-01-05. Diakses tanggal 2012-12-28.
  2. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-05. Diakses tanggal 2012-12-13.
  3. ↑ https://food.detik.com/info-kuliner/d-5125736/di-kudus-ada-pecel-pakis-khas-colo-yang-gurihnya-mantap
  4. ↑ https://kulinear.hops.id/kaki-lima/pr-3032155357/kelezatan-pecel-pakis-colo-isi-dan-bumbunya-beda-dari-yang-lain
  5. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-12-07. Diakses tanggal 2012-12-13.


Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan