Selasa, 22 September 2026
02:36 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Pekari

Pekari

Famili di artictyodactílos

Pekari
Rentang waktu: Early Miocene–Holocene
250px-Collared_peccary02_-_melbourne_zoo.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Collared peccary, Dicolytes tajacu
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Artiodactyla
Subordo: Suina
Famili: Tayassuidae
Genera yang masih hidup dan subfosil
250px-Peccary_range.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebaran peccary
Sinonim

Dicotylidae

Artikel takson sembarang

Pekari atau (disebut juga javelina atau skunk pig) adalah mamalia berkuku seperti babi berukuran sedang dari famili Tayassuidae. Mereka ditemukan di seluruh Amerika Tengah dan Selatan, Trinidad di Karibia, dan di wilayah barat daya Amerika Utara. Mereka biasanya berukuran antara 90 dan 130 cm (2 ft 11 in dan 4 ft 3 in) panjangnya, dan hewan dewasa yang sepenuhnya tumbuh biasanya memiliki berat sekitar 20 hingga 40 kg (44 hingga 88 pon). Mereka merupakan kerabat terdekat dari famili Suidae, yang berisi babi dan kerabatnya. Bersama-sama Tayassuidae dan Suidae dikelompokkan dalam Suina di dalam Artiodactyla (ungulata berkuku genap).

Pekari adalah makhluk sosial yang hidup dalam kawanan. Mereka memakan akar, belatung, dan berbagai makanan. Mereka dapat mengidentifikasi satu sama lain dengan bau yang kuat. Sekelompok babi sigung yang bepergian dan hidup bersama disebut "skuadron". Satu skuadron pekarirata-rata beranggotakan antara enam dan sembilan ekor.[1] Pekari pertama kali muncul di Amerika Utara selama Miosen, dan bermigrasi ke Amerika Selatan selama Pliosen-Pleistosen sebagai bagian dari Pertukaran Besar Amerika.

Mereka sering dikacaukan[2] dengan babi domestik meliar, umumnya dikenal sebagai babi punggung duri di banyak bagian Amerika Serikat,[3] ketika keduanya ditemukan di alam liar dalam kisaran yang sama.

Suku Maya memelihara kawanan pekari untuk digunakan dalam ritual dan makanan.[4] Mereka dipelihara sebagai hewan peliharaan di banyak negara, selain dibesarkan di peternakan sebagai sumber makanan.[5]

Spesies

Spesies yang masih hidup

Lihat pula: Daftar Suina

Tiga (mungkin empat) spesies pekari yang masih hidup ditemukan dari Amerika Serikat Barat Daya melalui Amerika Tengah sampai Amerika Selatan dan Trinidad, masing-masing dalam genera mereka sendiri.

Referensi

  1. Organ Pipe Cactus National Monument, Arizona - informational web site at https://www.nps.gov/opi/learn/nature/javelina.htm
  2. George Oxford Miller (Oktober 1988). A Field Guide to Wildlife in Texas and the Southwest. Texas Monthly Press. ISBN 978-0-87719-126-1. Diakses tanggal 26 Desember 2011.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) "many people confuse them with domestic pigs gone wild"
  3. Susan L. Woodward; Joyce A. Quinn (2011). Encyclopedia of Invasive Species: From Africanized Honey Bees to Zebra Mussels. ABC-CLIO. hlm. 277. ISBN 978-0-313-38220-8.
  4. Dillon, Brian B. (1988). "Meatless Maya? Ethnoarchaeological Implications for Ancient Subsistence". Journal of New World Archeology. 7: 60.
  5. "Commercial farming of collared peccary: A Large-scale commercial farming of collared peccary (Tayassu tajacu) in North-Eastern Brazil". Pigtrop.cirad.fr (2007-04-30). Retrieved on 2012-12-18.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Tayassuidae.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan