Jumat, 23 Oktober 2026
22:01 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Paulus Adrianus Daum

Paulus Adrianus Daum

seorang pengarang dan dramawan Belanda (1850-1898)

Bagikan:
Paulus Adrianus Daum
lossy-page1-250px-De_journalist_en_auteur_P.A._Daum%2C_KITLV_502997.tiff.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir(1850-08-03)3 Agustus 1850
Meninggal14 September 1898(1898-09-14) (umur 48)
Pekerjaannovelis, wartawan
Karier kepenulisan
Nama penaMaurits
Periode1883—1898

Paulus Adrianus (juga Paul Adriaan) Daum (3 Agustus 1850 – 14 September 1898) adalah seorang pengarang dan dramawan Belanda pada abad ke-19. Ia banyak berkarya di Hindia Belanda (kini Indonesia).

Pada tahun 1878, ia diangkat sebagai ko-editor surat kabar De Locomotief di Semarang, dan menjadi ketua editornya selama setahun. Pada tahun 1883, ia menjadi ketua editor di Het Indisch Vaderland. Akibat kritikannya yang membuatnya berseteru dengan pemerintah Semarang, ia pindah ke Batavia dan mendirikan Bataviaasch Nieuwsblad.

Novel pertamanya Uit de suiker in de tabak (Dari Gula ke Tembakau, 1885) awalnya muncul sebagai serial di surat kabar antara tahun 1883—1884. Novel lainnya adalah Goena-Goena (1989), Indische mensen in Holland (Orang Hindia di Holland, 1890), dan Ups en Downs in het Indische leven (Naik-Turun Kehidupan di Hindia, 1892).

Akibat penyakit hati, ia kembali ke Belanda. Ia meninggal dalam usia 48 tahun akibat malaria.

Karya sastra

Novell

  • Door den nood eruit, 1874
  • Te oud of te jong?, 1874
  • Gebroken!, 1876
  • Eene dame die voorlezingen houdt (Oorzaken en gevolgen), 1876
  • Oneffen paden, 1876, terdiri atas 3 novel:
    • Fortuinwisselingen
    • Carrière gemaakt
    • Koorn onder het kaf
  • De Australische Cassette, 1877
  • Bekeerd, 1878
  • Ontzusterd, sketsa Hindia, 1897

Drama

  • De Hogerveldt's, dalam 3 babak, 1878 (i.s.m. J.J. Estor)

Roman

Awalnya roman tersebut muncul sebagai cerita bersambung di Bataviaasch Nieuwsblad dan kemudian dibukukan.

  • Uit de suiker in de tabak, 1883-84, dibukukan pada tahun 1885
  • In en Uit 's Lands Dienst, tetralogi, 1885-1888, terdiri atas:
    • De Van der Linden's c.s., 1885, dibukukan tahun 1889
    • L. van Velton-van der Linden, 1885-86, dibukukan tahun 1886
    • H. van Brakel, Ing. B.O.W., 1886, dibukukan 1890
    • Indische mensen in Holland, 1888, dibukukan 1890
  • Goena-goena, 1887, dibukukan 1889
  • Hoe hij Raad van Indië werd, 1884-85, dibukukan 1888
  • "Ups" en "Downs" in het Indische leven, 1890, dibukukan 1892
  • Nummer Elf, 1889, dibukukan 1893
  • Aboe Bakar, 1893, dibukukan 1894

Bibliografi

  • Beekman, E. M. "P. A. Daum (1850–1898): Dutch Colonial Society and the American South." In Troubled Pleasures: Dutch Colonial Literature from the East Indies, 1600–1950, 324–391. Oxford: Clarendon, 1996.
  • Daum, P. A. (1987). Ups and Downs of Life in the Indies. Diterjemahkan oleh Elsje Qualms Sturtevant and Donald W. Sturtevant; edited by E. M. Beekman. Amherst: University of Massachusetts Press. ISBN 0-87023-551-6.
  • (Belanda) Termorshuizen, Gerard. P.A. (1988).Daum: Journalist en romancier van tempo doeloe. Amsterdam: Nijgh and Van Ditmar. ISBN 90-236-6735-2.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan