Minggu, 27 September 2026
04:42 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Patagon

Patagon

250px-Urville-Patagonians3.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi kepala suku Patagon karya pengelana Prancis, Jules Dumont d'Urville.

Patagon atau raksasa Patagonia adalah ras mitologi, yang pertama kali muncul pada catatan Eropa awal mengenai wilayah Patagonia yang sedikit diketahui. Mereka dicatat memiliki tinggi dua kali dari tinggi manusia biasa, beberapa catatan mencatat tinggi mereka 12 hingga 15 kaki (3,7 hingga 4,6 meter) atau lebih. Cerita mengenai Patagon ini terus dipercaya selama 250 tahun, hingga dibuktikan kebohongannya pada akhir abad ke-18.

Referensi

  • "The Patagonian Giants". Museum of Hoaxes. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-05-29. Diakses tanggal 2009-01-19.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |accessdaymonth= diabaikan; Parameter tidak dikenal |accessyear= diabaikan (|access-date= disarankan)
  • Carolyne Ryan. "European Travel Writings and the Patagonian giants". Lawrence University. Diakses tanggal 2009-01-19.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |accessdaymonth= diabaikan; Parameter tidak dikenal |accessyear= diabaikan (|access-date= disarankan)Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik mitologi, mitos, atau legenda ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan