Senin, 26 Oktober 2026
18:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Tentara kolonial

Tentara kolonial

istilah yang mengacu kepada satuan-satuan militer yang direkrut dari wilayah koloni atau jajahan.

Bagikan:
250px-Force_Publique1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pasukan Force Publique di Kongo Belgia pada akhir tahun 1940-an

Tentara kolonial atau pasukan kolonial adalah istilah yang mengacu kepada satuan-satuan militer yang direkrut dari wilayah koloni atau jajahan. Pada permulaan periode penjajahan modern, pasukan negara-negara penjajah kebanyakan berasal dari negara asalnya, tetapi kemudian pasukan dari wilayah jajahan juga mulai direkrut. Pasukan yang direkrut dari wilayah jajahan biasanya mengabdi dalam satuan-satuan yang terpisah di bawah pemimpin mereka sendiri atau di bawah seorang perwira Eropa.

Salah satu contoh tentara kolonial adalah sepoy di wilayah East India Company.[1] Banyak negara penjajah yang berupaya merekrut kelompok minoritas untuk menyeimbangi populasi mayoritas yang mungkin akan memberontak, seperti misalnya Belanda merekrut orang Ambon untuk memadamkan pemberontakan orang Jawa.

Keunggulan tentara kolonial adalah pengetahuan mereka akan medan, bahasa, dan budaya setempat. Mereka juga kemungkinan besar tahan penyakit di wilayah mereka, seperti misalnya di Afrika Barat yang memiliki penyakit-penyakit yang membayakan pasukan Eropa hingga permulaan abad ke-20. Namun, persenjataan pasukan kolonial biasanya tidak selengkap pasukan utama.

Contoh

Lihat pula

Catatan kaki

  1. ↑ J.M. Roberts, page 399 "The Triumph of the West", ISBN0-563-20070-7

Daftar pustaka

Ikon rintisan

Artikel bertopik militer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan