Minggu, 01 November 2026
10:00 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Pasta nuklir

Pasta nuklir

Bagikan:
250px-Neutron_star_cross_section.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penampang bintang neutron

Dalam bidang astrofisika dan fisika nuklir, pasta nuklir adalah jenis materi degenerat teoretis yang diduga terbentuk di dalam kerak bintang neutron. Jika keberadaannya benar, pasta nuklir diyakini sebagai material terkuat di alam semesta.[1]

Di antara permukaan bintang neutron dan plasma kuark–gluon di intinya, pada kerapatan materi sekitar 1014 g/cm3, gaya nuklir dan tolakan Coulomb memiliki besaran yang sebanding. Persaingan antara kedua gaya ini memunculkan berbagai struktur kompleks yang tersusun atas neutron dan proton.

Para astrofisikawan menamai struktur-struktur ini sebagai pasta nuklir karena bentuk geometrinya menyerupai berbagai jenis pasta Italia, seperti lembaran, tabung, atau spiral.[2][3]

Referensi

  1. ↑ Caplan, M. E.; Schneider, A. S.; Horowitz, C. J. (24 September 2018). "Elasticity of Nuclear Pasta". Physical Review Letters. 121 (13) 132701. arXiv:1807.02557. Bibcode:2018PhRvL.121m2701C. doi:10.1103/PhysRevLett.121.132701. PMID 30312063. S2CID 206317364. Diakses tanggal 26 Agustus 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Pons, José A.; Viganò, Daniele; Rea, Nanda (2013). "Too much "pasta" for pulsars to spin down". Nature Physics. 9 (7): 431–434. arXiv:1304.6546. Bibcode:2013NatPh...9..431P. doi:10.1038/nphys2640. S2CID 119253979.
  3. ↑ Reagan, David. "Visualizations of Nuclear Pasta". Advanced Visualization Lab, Research Technologies, Indiana University. Diarsipkan dari asli tanggal April 4, 2020. Diakses tanggal 28 Juni 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik fisika ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan