Kamis, 29 Oktober 2026
05:51 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Pasir hitam

Pasir hitam

pasir berwarna hitam yang dikenal juga sebagai mineral feromagnetik

Bagikan:
250px-2021-10-09_16_56_23_Close-up_view_of_black_sand_on_Punalu%CA%BBu_Black_Sand_Beach_in_Punalu%CA%BBu%2C_Hawaii_County%2C_Hawaii.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tampak dari dekat pasir hitam pantai Punaluʻu di Hawaii

Pasir Hitam (Black Sand) adalah pasir berwarna hitam yang dikenal juga sebagai mineral feromagnetik.[1] Pasir hitam dihasilkan dari aktivitas vulkanik yang membuat pasir ini tercampur dengan mineral berat, seperti magnetit dan hornblende. Pasir hitam biasanya ditemukan pada sungai yang pasirnya berasal dari aktivitas vulkanik yang terbawa dari hulu ke hilir atau pantai-pantai yang dekat dengan gunung vulkanik.

Pasir hitam bermanfaat untuk kebutuhan pembuatan perkakas, kebutuhan militer dan alat rumah tangga.

Karakteristik

Banyak jenis pasir hitam yang tersebar di berbagai belahan dunia. Salah satu jenis pasir hitam yang sering ditemui biasanya berkilau, bercampur dengan pasir halus, serta memiliki kandungan besi yang tinggi. Ini menyebabkan pasir berwarna hitam punya massa jenis yang berat dan menyerap cahaya dengan baik.[2] Jika kita berjalan di pasir hitam pada siang hari dan tanpa alas kaki, ada kemungkinan kaki panas bahkan hingga luka bakar.[3] Mengingat warna hitam merupakan warna yang menyerap seluruh cahaya dan mengubahnya menjadi panas.

Kandungan

Pasir hitam mengandung elemen-elemen, seperti emas, magnetit, hornblende, basal, zirkonium, titanium, torium, dan wolfram.[4]

Manfaat

Dengan kandungan elemen-elemen bumi yang berharga, membuat pasir hitam digemari para penambang emas di pinggiran sungai karena bisa mengindikasikan adanya emas, walaupun belum tentu jika ada pasir hitam, maka terdapat emas.[5] Kandungan besi yang tinggi juga di dimanfaatkan untuk bahan utama pembuatan baja. Dalam bidang kedokteran, mineral feromagnetik digunakan sebagai bahan baku dalam pengobatan kanker. Kandungan basal dalam pasir hitam juga dimanfaatkan pada industri beton.

Pantai Pasir Hitam di Indonesia[6][7]

  • Pantai Licin, Malang
  • Pantai Nyanyi, Bali
  • Pantai Anoi Itam, Aceh
  • Pantai Goa Cemara, Bantul
  • Pantai Jolosutro, Blitar
  • Pantai Jonggring Saloko, Malang
  • Pantai Cikawung, Sukabumi
  • Pantai Parangtritis, Yogyakarta
  • Pantai Sulamadaha, Maluku Utara

Referensi

  1. ↑ Widiaratih, Rikha. "Sebaran Mineral Feromagnetik di Perairan Delta Sungai Bodri, Kendal".{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  2. ↑ Ibrahim Zaki, El-Saaid. "Black sands applications in Construction and Building". Multi-Knowledge Electronic Comprehensive Journal For Education And Science Publications ( MECSJ) ((22), August ( 2019 )).
  3. ↑ Williams, Kevin (2018-07-19). "Interesting Facts About Hawaii Sand". Boss Frog's Snorkel, Bike & Beach Rentals | Discount Activities (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2021-08-30.
  4. ↑ William. "Is Black Sand Worth Anything?". Prospectingplanet (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2021-08-30.
  5. ↑ "Can You Extract Gold from Black Sand?". Reclaim, Recycle, and Sell your Precious Metal Scrap (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2021-08-31.
  6. ↑ "Pantai Sulamadaha, Oasis Cantik Di Pinggiran Pulau Ternate". Indonesia Kaya. Diakses tanggal 2021-08-30.
  7. ↑ "Inilah 5 Pantai Berpasir Hitam nan Eksotis di Indonesia". Malang TIMES. Diakses tanggal 2021-08-30.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan