Selasa, 20 Oktober 2026
22:48 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Partitio terrarum imperii Romaniae

Partitio terrarum imperii Romaniae

Bagikan:
Lihat pula: Frankokratia
Partitio terrarum imperii Romaniae
500px-LatinEmpire2.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bekas wilayah Kekaisaran Romawi Timur setelah berakhirnya Perang Salib Keempat
KonteksPenjarahan Konstantinopel selama Perang Salib Keempat
Ditandatangani1204 (1204)
LokasiKonstantinopel, Kekaisaran Latin
(kini Istanbul, Turki)
Penandatangan

Partitio terrarum imperii Romaniae (dalam bahasa Latin berarti "Pembagian Tanah Kekaisaran Romania[1] [Kekaisaran Romawi Timur]) adalah sebuah perjanjian yang ditandatangani oleh Tentara Salib setelah ibu kota Kekaisaran Romawi Timur, Konstantinopel, dijarah oleh Tentara Salib Keempat pada tahun 1204. Perjanjian ini mendirikan Kekaisaran Latin sebagai pengganti Romawi Timur dan juga membagi-bagi wilayah Romawi Timur lainnya kepada mereka yang turut serta dalam perang salib tersebut. Republik Venesia adalah pihak yang paling diuntungkan oleh perjanjian ini. Namun, tentara salib sebenarnya belum mengendalikan seluruh wilayah kekaisaran karena bangsawan-bangsawan Yunani Bizantium mendirikan kerajaan-kerajaan penerus Romawi Timur (Kekaisaran Nikea, Kekaisaran Trebizond, dan Kedespotan Epirus). Akibatnya, pembagian wilayah tidak dapat diberlakukan secara keseluruhan.

Isi

Perjanjian yang dimaklumkan pada akhir September atau awal Oktober 1204 ini dirumuskan oleh sebuah komite beranggotakan 24 orang yang terdiri dari 12 orang Venesia dan 12 perwakilan tentara salib lainnya. Kaisar Latin diberi seperempat wilayah Romawi Timur, sementara Venesia mendapat tiga per delapan (termasuk tiga per delapan kota Konstantinopel beserta Hagia Sophia) dan tiga per delapan sisanya diberikan kepada pemimpin-pemimpin tentara salib. Berkat pembagian ini, Venesia menjadi kekuatan utama tidak hanya di wilayah bekas Romawi Timur, tetapi juga di balik layar Kekaisaran Latin. Hal ini digambarkan oleh gelar yang diperoleh Doge Venesia: Dominator quartae et dimidiae partis totius Romaniae ("[Penguasa seperempat dan setengah seperempat seluruh Romania] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)").

Dampak

Partitio Romaniae memulai periode Frankokratia atau Latinokratia ("kekuasaan Franka/Latin") dalam sejarah Yunani, ketika bangsawan-bangsawan Katolik dari Eropa Barat (sebagian besar dari Prancis dan Italia) menguasai wilayah bekas Kekaisaran Romawi Timur dan menundukkan warganya yang sebagian besar merupakan orang Yunani Ortodoks. Isi Partitio Romaniae tidak sepenuhnya dijalankan; sebagian besar bekas wilayah Romawi Timur tidak jatuh ke tangan tentara salib yang telah menjarah Konstantinopel, tetapi dikuasai oleh bangsawan-bangsawan Yunani Bizantium yang mendirikan negara-negara penerus Romawi Timur seperti Kedespotan Epirus, Kekaisaran Nikea dan Kekaisaran Trebizond. Sementara itu, tentara-tentara salib juga saling berseteru. Kekaisaran Latin sendiri terlibat dalam konflik besar dengan Kekaisaran Bulgaria Kedua dan mengalami kekalahan yang besar. Kekuasaan Latin bertahan paling lama di Yunani selatan (Kepangeranan Akhaya dan Kadipaten Athena) serta di Kepulauan Aegea yang dikendalikan oleh Venesia.

Catatan kaki

  1. ↑ Terkait dengan arti kata Romania, lihat R.L. Wolff, "Romania: The Latin Empire of Constantinople". In: Speculum, 23 (1948), hlm. 1-34.

Daftar pustaka

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan