Selasa, 20 Oktober 2026
19:46 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari

38 derajat lintang utara

Bagikan:

Paralel utara ke-38 (Hangul: 삼팔선/Sampalseon, Hanja: 八線/Samp'alsŏn) adalah sebuah lingkaran lintang imajiner yang berada pada lintang 38 derajat sebelah utara garis khatulistiwa Bumi. Paralel ke-38 amat penting dalam sejarah terkini Korea.

Bermula di meridian utama yang menghadap ke arah timur, parallel 38° utara melintasi:

Korea

250px-DMZ_10.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sisi kiri perbatasan dalam gambar ini milik Korea Selatan sedangkan yang kanan milik Korea Utara

Paralel utara ke-38 pertama kali diusulkan sebagai garis pemisah untuk Korea pada tahun 1902. Rusia sedang mencoba menarik Korea di bawah kendalinya, sementara Jepang hanya menjamin pengakuan haknya di Korea dari Britania. Dalam mencegah konflik apapun, Jepang mengusulkan Rusia bahwa kedua belah pihak memecah Korea ke dalam lingkungan pengaruh yang berbeda sepanjang paralel ke-38. Namun, tidak ada persetujuan resmi tercapai, dan Jepang kemudian mengambil kendali penuh atas Korea.

Setelah penyerahan Jepang pada tahun 1945, paralel itu dinyatakan sebagai perbatasan oleh Dean Rusk dand Charles Bonesteel dari US State-War Navy Coordinating Committee di Washington, selama malam 10-11 Agustus 1945 4 hari sebelum pembebasan penuh atas Korea. Paralel itu membagi semenanjung itu sepenuhnya menjadi 2 bagian. Pada tahun 1948, garis pembagi itu menjadi perbatasan antara negara Korea Utara dan Korea Selatan yang baru merdeka. Di akhir Perang Korea (1950-1953), sebuah perbatasan baru didirikan melalui pertengahan Zona Demiliterisasi, yang memotong paralel ke-38 dalam sudut lancip, dari tenggara ke timur laut. paralel ke-38 juga tempat di mana gencatan senjata diserukan untuk mengakhiri konflik.

Lihat juga: Pembagian Korea dan Panmunjeom

Lihat pula

Rujukan

  • Oberdorfer, Don. The Two Koreas: A Contemporary History. (1997)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan