Minggu, 25 Oktober 2026
21:19 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Panzergranate 39

Panzergranate 39

jenis selongsong peluru

Bagikan:
120px-German_7.5-cm-PzGr._39.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cutaway gambar dari 7,5 cm Pzgr. 39
1: Sumbu
2: Penjejak
3: Gelang penggerak
4: Peledak Pengisi
5: Penetrator
6: Tutup Lunak
7: Topi Balistik

Panzergranate 39 atau Pzgr. 39 adalah peluru penembus baja yang digunakan selama Perang Dunia II. Peluru ini diproduksi dalam berbagai kaliber dan yang paling umum digunakan pada meriam tank Jerman (bahasa Jerman:Kampfwagenkanone; kepanjangan dari KwK) dan senjata antitank (bahasa Jerman:Panzerabwehrkanone(n); disingkat PaK) dari kaliber 37 mm hingga 128 mm.

Deskripsi

Peluru Pzgr. 39 merupakan APCBC-HE-T. Peluru ini terdiri dari selongsong yang dilengkapi dengan penetrasi (APC) dan tudung balistik (BC), bahan peledak pengisi (HE) dan unit penjejak (T) yang dimasukkan ke dalam sumbu di bagian bawah selongsong. Phlegmatized PETN atau RDX biasa digunakan sebagai peledak pengisi. Proyektil Pzgr. 39 dengan kaliber yang sama dapat dipasang pada berbagai selongsong peluru. Misalnya, meriam anti-tank 7,5 cm Pak 40 L/46 dan meriam tank 7,5 cm KwK 40 L/48 menembakkan proyektil yang sama, meskipun mereka memiliki selongsong yang benar-benar berbeda.

Jerman membuat beberapa versi dari selongsong pada berbagai kaliber, tetapi perubahan ini biasanya kecil. Misalnya, pada selongsong 88 mm Pzgr. 39-1 kualitas bajanya ditingkatkan. Selongsong 75 mm Pzgr. 39/42 dari meriam KwK 42 dan Pak 42 memiliki dua gelang penggerak, bukan hanya satu. Pada selongsong Pzgr. 39/43 dari meriam KwK dan Pak 43, gelang penggerak dibuat lebih lebar dari Pzgr. 39-1. Pelebaran terjadi karena tingginya tekanan gas dalam laras meriam menyebabkan masalah-masalah tertentu ketika menembakkan selongsong Pzgr. 39-1 dengan gelang penggerak yang lebih sempit. Singkatan 'FES', ditemukan pada banyak peluru Pzgr. 39 menunjukkan adanya gelang penggerak (driving band) sinter besi.

Data teknis - 75 mm Pzgr. 39 FES

  • Berat peluru, lengkap dengan sumbu: 6,8 kg (15 pon)
  • Peledak pengisi: 18 g (0,63 oz) dari RDX dan lilin (90/10)
  • Jumlah gelang penggerakː 1
  • Bahan gelang penggerak: sinter besi
  • Diameter selongsong pada gelang penggerak: 774 mm (30,5 in)
  • Diameter selongsong: 745 mm (29,3 in)
  • Sumbu: Bd.Z. 5103
    • Jenis: sumbu standar
    • Berat dengan penjejak: 107 g (3,8 oz)
    • Waktu bakar penjejak: 2 detik


Ikon rintisan

Artikel bertopik senjata ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan