Sabtu, 24 Oktober 2026
03:34 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Pantai Drini

Pantai Drini

pantai di Indonesia

Bagikan:
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Pantai Drini" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Infotaula de geografia políticaPantai Drini
pantai Suntingan nilai di Wikidata
330px-Pantai_Drini_Top_View.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tempat
osm-intl,15,a,a,323x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Pantai_Drini&revid=28425701&groups=_60d61edfd60b6f7f40dab6870eecdbfc94645920&parser=parsoidKoordinat: 8°8′18.34184″S 110°34′39.02156″E / 8.1384282889°S 110.5775059889°E / -8.1384282889; 110.5775059889 
NegaraIndonesia Suntingan nilai di Wikidata

Pantai Drini adalah sebuah pantai yang menjadi objek wisata dan terletak di Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul, Yogyakarta. Indonesia. Letaknya di sebelah timur Pantai Baron dan berjarak sekitar 1 km ke arah timur Pantai Sepanjang akan tetapi, jarak sebenarnya yang harus ditempuh untuk sampai ke pantai ini sejauh 60 km atau sekitar 2-3 jam dari Kota Yogyakarta. Infrastruktur menuju ke Pantai Drini cukup mulus walaupun jalan masuk untuk sampai ke pantai ini cukup terjal dan berkelok-kelok.

Pantai Drini merupakan pantai yang langsung berhadapan dengan Samudra Hindia. Pantai ini memiliki lereng pantai yang cukup curam sekitar 10 derajat dan merupakan bagian dari Wonosari yang didominasi oleh batuan karst dari Gunung Sewu. Pantai ini belum banyak terjamah oleh wisatawan lokal maupun asing, karena letaknya yang berada di daerah terpencil. Sehingga, Pantai Drini ini dikenal dengan nama Pantai Perawan. Sebutan ini digunakan oleh masyarakat setempat karena kondisi Pantai Drini yang masih bersih, udara yang sejuk, air yang terasa dingin ditambah dengan hamparan pasir putih yang memesona dan aliran airnya yang tidak seganas Pantai Parangtritis Pantai ini memiliki sebuah tebing besar yang berada di tengah-tengah pantai dan membagi pantai ini menjadi dua sisi, yaitu sisi barat dan sisi timur . Tebing ini terlihat begitu indah sehingga membuatnya seolah-olah seperti pulau kecil yang terapung di tengah pantai. Di atas karang ini dibangun mercusuar di mana dari menaranya mata kita akan dimanjakan dengan pemandangan yang luar biasa indahnya.. Di pantai ini pengunjung juga dapat melihat dengan jelas rumput-rumput laut di antara karang-karang laut dan biota laut lainnya.

Tiket masuk

Tiket masuk yang dikenakan bagi setiap pengunjung adalah Rp15.000 dengan harga tiket ini, pengunjung sudah bisa menikmati pantai lain selain drini karena harga tiket ini sudah mencakup semua pantai wisata yang ada di daerah Gunungkidul.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan