Sabtu, 31 Oktober 2026
20:36 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Istana Westminster

Istana Westminster

bangunan istana di Inggris

Bagikan:
Istana Westminster
Seen from across the River Thames in 2022
osm-intl,13,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Istana_Westminster&revid=29919976&groups=_ebcd91b1d63fbf1a4a97361c7fca8e24047d5ae6&parser=parsoid
Peta interaktif area Istana Westminster
Informasi umum
Gaya arsitekturGotik Gothic Revival
AlamatWestminster
London
SW1A 0AA
Britania Raya
Koordinat51°29′57″N 00°07′29″W / 51.49917°N 0.12472°W / 51.49917; -0.12472
Tahun dibangun
  • 1016-~1100 (bangunan asli)
  • 1840–1876 (rekonstruksi)
Dibongkar1834 (kebakaran)
PemilikRaja Charles III sebagai bagian dari Tanah kerajaan[1]
Data teknis
Luas lantai112,476 m2 (1.210,68 sq ft)[2]
Desain dan konstruksi
ArsitekCharles Barry and Augustus Pugin
Nama resmiIstana Westminster, Westminster Abbey, dan Gereja Santa Margaret
JenisBudaya
Kriteriai, ii, iv
Ditetapkan1987 (11th session)
No. referensi426
NegaraBritania Raya
KawasanEropa
Perpanjangan2008
Listed Building – Grade I
Nama resmiHouses of Parliament and The Palace of Westminster
Ditetapkan5 February 1970
No. referensi1226284
330px-Westminster_palace.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Istana Westminster
330px-Palace_of_Westminster%2C_London_-_Feb_2007.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Istana Westminster pada malam hari

Istana Westminster, dikenal juga sebagai Rumah Parlemen, adalah tempat yang menaungi dua kamar parlemen Britania Raya, yakni Dewan Bangsawan Britania Raya (House of Lords) dan Dewan Rakyat Britania Raya (House of Commons). Istana ini terletak di tepi utara dari Sungai Thames di jantung kota London dari Kota Westminster. Lokasinya berdekatan dengan Westminster Abbey yang bersejarah dan gedung pemerintahan Whitehall dan Downing Street.[3]

Istana Westminster yang dikenal saat ini dibangun oleh arsitek Charles Barry dan asistennya, Augustus Pugin pada 1840-1876. Istana Westminster terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1987 bersama dengan Westminster Abbey dan Gereja Santa Margaret.

Sejarah

Istana Tua

Edward sang Pengaku awalnya membangun istana kerajaan bersebelahan dengan Westminster Abbey. Setelah kematiannya, istana diperluas dan direnovasi, termasuk membangun Aula Westminster, sehingga mendekati Sungai Thames. Aula ini menjadi satu-satunya struktur bangunan yang masih tersisa dari era Istana Tua hingga sekarang. Di bagian aula ini terdapat tiga ruangan, yakni dewan rakyat, bangku kerajaan, dan ruang arsip.[4]

Pada masa ini, istana difungsikan sebagai istana dan kediaman utama kerajaan hingga tahun 1512 ketika terjadi kebakaran di apartemen kerajaan pada masa pemerintahan Henry VIII. Setelahnya, kediaman utama kerajaan dipindahkan ke Whitehall dan istana ini difungsikan untuk menampung badan legislatif dan yudikatif.[4]

Ruangan Dewan Rakyat dideskripsikan John Hooker "seperti teater", di mana terdapat empat baris bertingkat mengelilingi ruangan, membentuk huruf U. Mengingat jumlah anggota dewan semakin meningkat di tengah keterbatasan ruang, maka dibangunlah lantai kayu tambahan pada 1601 dan lantai mezanin tambahan pada 1621 untuk menambah jumlah kursi. Sementara di ruangan Dewan Bangsawan terdapat kursi raja di bagian selatan, diapit oleh kursi ratu dan putera mahkota. Secara umum, Istana Tua telah beberapa kali mengalami perluasan dan renovasi untuk mengakomodasi kebutuhan anggota parlemen maupun penguasa kerajaan.[4][5]

Pada masa ini, umumnya penghuni parlemen menggunakan transportasi sungai untuk mencapai gedung istana. Berdekatan dengan istana, terdapat tiga kedai minum terkenal yang sering dikunjungi anggota parlemen maupun orang berpengaruh pada masanya, seperti Samuel Pepys, Henry Purcell, dan Matthew Locke. Tiga kedai yang bernama Hell (neraka), Heaven (surga), dan Purgatory (purgatori) menjadi saksi hiruk-pikuk kegiatan anggota parlemen dan kerajaan.[4][6]

Rekonstruksi pasca-kebakaran hebat

Memasuki abad ke-19, desakan untuk merenovasi bangunan Dewan Rakyat menguat karena ruangannya telah penuh sesak dan memiliki ventilasi yang buruk. William Gladstone, Perdana Menteri Britania Raya sekaligus anggota parlemen, menilai ruangan itu "sangat keci" dan "tidak higienis". Komite yang dibentuk Dewan Rakyat merekomendasi pembangunan ruangan dewan baru pada 1831, tiga tahun sebelum kebakaran hebat menghancurkan bangunan Dewan Rakyat pada 1834.[5]

Setelah kebakaran, Raja William IV memerintahkan pembangunan ulang istana dan menggelar kompetisi desain atas usulan Sir Edward Cust. Desain arsitektur Istana Westminster yang baru dimenangkan oleh arsitek Charles Barry karena gaya yang bertema kerajaan. Desain Barry terinspirasi dari desain kastil dan mahkota kerajaan; ia menambahkan desain menara di bagian tenggara yang ia namai Menara Raja (King's Tower) sebagai pintu masuk kerajaan sehingga menarik perhatian banyak orang dan memenangkan kompetisi tersebut. Menara ini kemudian dinamakan Menara Victoria karena digunakan ketika Ratu Victoria naik takhta.[5]

Restorasi pasca-Perang Dunia II

Kondisi saat ini


Struktur bangunan

Istana Westminster yang dikenal saat ini dibangun oleh arsitek Charles Barry dan asistennya, Augustus Pugin pada 1840-1876, setelah kebakaran hebat pada 1834 yang meluluhlantakkan bangunan Dewan Rakyat.[7]

Aula Westminster

Bagian ini adalah struktur tertua di Istana Westminster yang telah berdiri pada 1099 sejak istana kuno dibangun. Aula ini masih digunakan untuk resepsi kenegaraan dan acara resmi lainnya.

Menara Victoria

Menara ini adalah yang tertinggi di istana, dinamakan untuk menghormati Ratu Victoria. Bagian dasar menara difungsikan sebagai pintu masuk kerajaaan. Di sini juga terdapat ruang tidur bagi anggota kerajaan. Di bagian atas menara terdapat ruang arsip parlemen. Terdapat tiang bendera di puncak menara; sehari-harinya bendera Union Jack akan berkibar, tetapi jika ada tamu negara, maka bendera Standar Kerajaan akan berkibar.

Menara Elizabeth

Menara ini awalnya bernama Menara Jam (Clock Tower) karena adanya jam raksasa yang lebih dikenal dengan nama Big Ben. Namanya diganti untuk menghormati Ratu Elizabeth II.

Referensi

  1. ↑ "Planning (Application to the Houses of Parliament) Order 2006". Parliamentary Debates (Hansard). Vol. 682. United Kingdom: House of Lords. 17 Mei 2006. col. 339. The Palace of Westminster is therefore Crown land because it is land in which there is a Crown interest, in this case an interest belonging to Her Majesty in right of the Crown. {{cite book}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosongs: |deadurl=, |laydate=, |separator=, |laysource=, and |layurl=Pemeliharaan CS1: Postscript (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Palace of Westminster: Factsheet" (PDF). Restoration and Renewal. Houses of Parliament. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2017-09-14. Diakses tanggal 13 September 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "The Pa lace of Westminster". UK Parliament (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-06-15.{{cite web}}: line feed karakter dalam |title= pada posisi 7
  4. 1 2 3 4 Kyle, Chris R. (2002-02). "Parliament and the Palace of Westminster: An Exploration of Public Space in the Early Seventeenth Century*". Parliamentary History (dalam bahasa Inggris). 21 (1): 85–98. doi:10.1111/j.1750-0206.2002.tb00387.x. ISSN 0264-2824.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  5. 1 2 3 Quinault, Roland (1992-12). "Westminster and the Victorian Constitution". Transactions of the Royal Historical Society (dalam bahasa Inggris). 2: 79–104. doi:10.2307/3679100. ISSN 0080-4401.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  6. ↑ Timbs, John (1866). Club life of London: with anecdotes of the clubs, coffee-houses and taverns of the metropolis during the 17th, 18th and 19th centuries. London: Richard Bentley.{{cite book}}: |first2= tidak memiliki |last2=Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. ↑ Gillin, Edward John (2015). "The science of Parliament: building the Palace of Westminster, 1834-1860". PhD Thesis (dalam bahasa Inggris). University of Oxford.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Palace of Westminster.
Evolusi
Periode
Peristiwa
Pemerintahan
Pelayanan
City of London
Struktur
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan