Selasa, 03 November 2026
15:34 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Pakta Netralitas Soviet–Jepang

Pakta Netralitas Soviet–Jepang

Bagikan:
Pakta Netralitas Soviet–Jepang
250px-Matsuoka_signs_the_Soviet%E2%80%93Japanese_Neutrality_Pact-1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Menteri Luar Negeri Jepang Yōsuke Matsuoka menandatangani pakta tersebut
JenisPerjanjian bilateral
Ditandatangani13 April 1941 (1941-04-13)
LokasiMoskow, RSFS Rusia, Uni Soviet
Habis tempo13 April 1946 (1946-4-13)[a]
Penandatangan Vyacheslav Molotov
Yōsuke Matsuoka
Yoshitsugu Tatekawa
Pihak
  1. ↑ Dikecam oleh Uni Soviet pada 5 April 1945 (1945-4-5)
500px-Soviet_Japanese_Neutrality_Pact_13_April_1941.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pakta Netralitas Soviet–Jepang, 13 April 1941.
250px-Matsuoka_signs_the_Soviet%E2%80%93Japanese_Neutrality_Pact-1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Menteri Luar Negeri Jepang Matsuoka menandatangani Pakta Netralitas Soviet–Jepang

Pakta Netralitas Soviet–Jepang (日ソ中立条約, Nisso Chūritsu Jōyaku), juga dikenal sebagai Pakta Non-agresi Jepang–Soviet (日ソ不可侵条約, Nisso Fukashin Jōyaku), adalah pakta non-agresi antara Uni Soviet dan Kekaisaran Jepang yang ditandatangani pada bulan April 13 Agustus 1941, dua tahun setelah berakhirnya Perang Perbatasan Soviet–Jepang. Perjanjian tersebut berarti bahwa selama sebagian besar Perang Dunia II, kedua negara berperang melawan sekutu satu sama lain, tetapi tidak melawan satu sama lain. Pada tahun 1945, di akhir perang, Soviet membatalkan perjanjian tersebut dan bergabung dengan kampanye Sekutu melawan Jepang.

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Soviet-Japanese Neutrality Pact (1941).
  • Slavinsky, Boris (2003). The Japanese-Soviet Neutrality Pact -A Diplomatic History 1941-1945. Routledge. ISBN 0-203-30083-1.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan