Kamis, 22 Oktober 2026
22:22 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
P6 ATAV

P6 ATAV

Bagikan:
All Terrain Assault Vehicle
330px-SSE-P6-ATAV.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jenis Kendaraan Taktis ringan
Negara asal Indonesia
Sejarah pemakaian
Masa penggunaan 2016–sekarang
Sejarah produksi
Perancang PT Sentra Surya Ekajaya dan FAD Works[1]
Produsen PT Sentra Surya Ekajaya
Diproduksi 2016–sekarang
Varian Tidak berpelindung (V1 dan V2)

Berpelindung (V3)

Spesifikasi
Berat 2,965 ton kosong, 3,365 ton penuh (versi berpelindung)
Panjang 4,65 m
Lebar 2,26 m
Tinggi 1,58 m
Perisai Aluminium, baja
Jenis Mesin Turbo diesel 4 silinder 2800 cc dengan Turbo Charge
161 HP pada 3600 RPM

420,3 Nm pada 1800 RPM

Daya kuda/ton 54 HP/ton
Kapasitas tangki 120 liter
Daya jelajah 500 km
Kecepatan 120 km/h

P6 ATAV (All Terrain Assault Vehicle) adalah kendaraan Taktis Ringan (Light Tactical Vehicle) yang diproduksi oleh PT Sentra Surya Ekajaya (SSE Defence). P6 pertama kali muncul di publik pada pameran Indo Defence 2016. P6 Digolongkan sebagai rantis (kendaraan taktis) oleh TNI.[2]

Desain

P6 dibuat oleh SSE Defence, perusahaan yang juga membuat P2 Pakci, P2 Komando, dan P3 Cheetah. Bentuk dasarnya menyerupai P3, tetapi dengan bagian badan yang lebih lebar dan lebih rendah. P6 menggunakan rangka tubular dan body terbuka tanpa pintu dan kaca pelindung. Material penyusunnya terbuat dari baja kelas tinggi dan dual aluminium. Kendaraan luar negeri yang mempunyai bentuk serupa adalah Light Strike Vehicle (Singapura) dan General Dynamics Flyer.[3]

Rantis P6 mempunyai 3 titik untuk memasang senjata, biasanya yang digunakan adalah senapan mesin 7,62 mm. Dudukan senjatanya berada di bagian atas, samping kiri dan samping kanan. Nantinya, dudukan ini bisa dipasang misil anti tank, misil anti serangan udara, dan minigun. P6 ATAV hanya mempunyai proteksi baja ringan untuk memastikan ringannya bobot kendaraan dan kelincahannya.[4]

Untuk dimensinya, P6 ATAV mempunyai panjang 4,6 m, lebar 2,3 m, dan tinggi 1,5 m. Untuk mesinnya, menggunakan mesin turbo diesel 4 silinder berkapasitas 2300 cc. Kekuatannya 142 HP pada 3400 RPM. Sama seperti Flyer, mesinnya diletakkan di belakang. Sebagai kendaraan off-road, P6 menggunakan suspensi independen, dan derek di bagian depannya. Meskipun berpelindung ringan, P6 menggunakan ban run flat dan transmisi otomatis. Pada tangki bahan bakar penuh (120 liter), P6 dapat berjalan sejauh 500 km dan mencapai kecepatan 120 km/jam.[3]

P6 ATAV V3 adalah varian dengan full armour standar STANAG level 1, dengan kaca anti peluru dan ban runflat. Dua unit dapat dimasukkan dalam pesawat C-130 Hercules. P6 ATAV V3 sudah dilengkapi RCWS Reutech dengan senjata 7,62 mm atau 12,7 mm, dan Gunshot Detection System Metravib PILAR.[5][6]

Pengguna

Galeri

  • P6 ATAV milik Taifib.
    P6 ATAV milik Taifib.
  • P6 ATAV V3, versi berlapis baja.
    P6 ATAV V3, versi berlapis baja.

Lihat juga

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai P6 ATAV.
  • Light Strike Vehicle (Singapura)
  • General Dynamics Flyer
  • VLEGA Gaucho

Referensi

  1. ↑ Pradipta, Rindra (20 Juli 2020). "Disinilah Lahirnya Prototipe Pindad Maung, P6 ATAV, Bima M31 & DMV 30T". Diakses tanggal 4 Mei 2021.
  2. ↑ "TNI AD Ujicoba Ransus P6 ATAV Buatan PT. Sentra Surya Ekajaya". militerhankam.com. Diakses tanggal April 21, 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 "P6-ATAV: Rantis Serbu 'All Terrain' Terbaru Kopassus TNI AD". Indomiliter.com. Diakses tanggal April 21, 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 "Mengintip Pabrik Ranpur PT. SSE". Blog Militer Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-07-29. Diakses tanggal April 21, 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Sawiyya, Rangga Baswara (23 Januari 2020). "Rantis baru SSE P6 ATAV V3 tampil perdana di Rapim Kemhan 2020". Airspace Review. Diakses tanggal 21 Januari 2021.
  6. ↑ Cuitan JATOSINT tanggal 23-24 Januari 2021.
  7. ↑ Industry.co.id (2021-09-28). "TNI AD Distribusikan 353 unit Kendaraan Dinas". Industry.co.id (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal 2021-09-29.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan