Senin, 19 Oktober 2026
04:26 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Ouyang Xun

Ouyang Xun

Bagikan:
250px-KaishuOuyangxun.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
salinan dari sebuah teks buatan Ouyang Xun

Ouyang Xun (Hanzi:歐陽詢; Wade–Giles:Ou-yang Hsun) (557–641), nama kehormatan Xinben (信本), adalah seorang kaligrafer dan sarjana Konghucu pada awal masa dinasti Tang. Ia lahir di Hunan, Changsha, dari sebuah keluarga pejabat pemerintahan; dan meninggal di provinsi Anhui pada masa sekarang.

Prestasi

Ia adalah seorang siswa yang berbakat yang gelar membaca sastra klasik. Ia menjabat di bawah pemerintahan Dinasti Sui pada tahun 611 sebagai Doktor Kekaisaran. Ia menjabat di bawah pemerintahan Dinasti Tang sebagai sarjana dan tukang sensor di Akademi Hongwen. Pada masa tersebut, ia mengajar kaligrafi. Ia merupakan kontributor penting pada Yiwen Leiju.

ia menjadi Kaligrafer Kekaisaran dan menulis beberapa prasasti kekaisaran utama. Ia dapat menulis naskah reguler dengan baik dan karya paling terkenalnya adalah sebuah Prasasti di Istana Jiucheng. Ia dikenal sebagai seorang pejabat pemerintahan dan sarjana yang berbudaya. Bersama dengan Yu Shinan, Xue Ji, dan Chu Suiliang, ia menjadi dikenal sebagai salah satu dari Empat Kaligrafer Besar pada zaman Tang Awal.

Referensi

Artikel ini mengandung Teks Tionghoa. Tanpa dukungan perenderan yang baik, Anda mungkin akan melihat tanda tanya, kotak, atau simbol lain, bukan Karakter Tionghoa.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan