Rabu, 30 September 2026
13:42 WIB
TERKINI
Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu
Kerajaan Hormuz

Kerajaan Hormuz

Bagikan:
Kerajaan Hormuz
هرمز
Abad ke-11 M–1622
Flag of the Kingdom of Hormuz according to the Portuguese naval commander Roy Ferreira Andrade
Bendera
Wilayah kendali Hormuz pada abad ke-15
Wilayah kendali Hormuz pada abad ke-15
Status
Ibu kota
27°06′N 56°27′E / 27.100°N 56.450°E / 27.100; 56.450
Bahasa umumPersia, Arab
Agama Islam Sunni
PemerintahanKerajaan
Raja 
Sejarah 
• Didirikan
Abad ke-11 M
1622
Digantikan oleh
Iran Safawi
Sekarang bagian dari Uni Emirat Arab
 Oman
 Iran
 Bahrain
 Arab Saudi

Kerajaan Hormuz adalah kerajaan abad pertengahan yang terletak di sisi timur Teluk Persia. Kerajaan ini didirikan pada abad ke-11, awalnya sebagai dependensi Kesultanan Seljuk Kerman, dan kemudian sebagai negara bawahan otonom dari Turkmen Salghurid serta Ilkhanat.[1][2] Pada fase terakhirnya, Hormuz menjadi negara klien Kekaisaran Portugal di timur.

Kerajaan tersebut merupakan basis ekonomi utama dalam pertukaran dagang dan perdagangan maritim sebagai pelabuhan penting antara Teluk Persia dan Samudra Hindia.[2] Pelabuhan ini pada awalnya terletak di pantai selatan Iran, di sebelah timur Selat Hormuz, dekat kota Minab modern, dan kemudian dipindahkan ke Pulau Jarun yang kemudian dikenal sebagai Pulau Hormuz, yang terletak di dekat kota Bandar-e Abbas modern.[3]

Sejarah

Periode paling awal dalam sejarah para raja Hormuz dimulai dengan emigrasi Muhammad Diramku dari Oman ke pesisir Iran pada abad ke-11 dan berlangsung hingga pemindahan ibu kota ke Pulau Hormuz pada pergantian abad ke-14. Selama masa ini, Hormuz menikmati periode otonomi yang panjang di bawah kedaulatan para raja Iran sejak pendirian kerajaan pada abad ke-11 hingga kedatangan bangsa Portugal. Peristiwa penting pada periode ini meliputi perebutan kekuasaan di antara berbagai emir Hormuz dan wilayah sekitarnya, serta upaya mempertahankan status ekonomi Hormuz.[2][4]

Hormuz diperintah oleh keturunan Muhammad Diramku (Deramkub, "pencetak dirham") yang mendirikan kerajaan tersebut sebagai dependensi Kerajaan Kerman setelah runtuhnya Dinasti Buwaihi, dan mencapai puncak kejayaannya di bawah pemerintahan Dinasti Mongol Ilkhan.[5] Pada Abad Pertengahan, kerajaan ini dikenal luas sebagai pusat perdagangan internasional yang menguasai kedua sisi Teluk Persia serta sebagian besar wilayah pesisir Laut Arab.[4] Pada bulan September 1507, Afonso de Albuquerque dari Portugal mendarat di pulau itu, dan Portugis menduduki Ormuz dari tahun 1515 hingga 1622.

Referensi

  1. ↑ Charles Belgrave, The Pirate Coast, G. Bell & Sons, 1966 p.122
  2. 1 2 3 Potter, Lawrence; Vosoughi, Mohammad Bagher (2010). The Persian Gulf in History (dalam bahasa Inggris). Basingstoke : Palgrave Macmillan. hlm. 89.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)
  3. ↑ Shabankareyi, Muhammad. Majma al-Ansab. hlm. 215.
  4. 1 2 Rezakhani, Khodadad (2020-02-27). "The Kingdom of Hormuz". Iranologie.com. Diakses tanggal 2020-12-14.
  5. ↑ Floor, Willem. "Hormuz ii. Islamic Period". Encyclopaedia Iranica. Diakses tanggal 9 Mei 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan