Kamis, 29 Oktober 2026
02:17 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Orlando Furioso

Orlando Furioso

Bagikan:
330px-Orlando_Furioso_20.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ruggiero Menyelamatkan Angelica oleh Gustave Doré

Orlando furioso (Italia:[orˈlandofuˈrjoːzo;-oːso]; Amukan Orlando) adalah puisi epos Italia karya Ludovico Ariosto yang pertama kali muncul pada tahun 1516, walaupun seluruh puisi ini baru diterbitkan pada tahun 1532. Orlando Furioso merupakan kelanjutan roman karya Matteo Maria Boiardo yang belum selesai, Orlando Innamorato ("Orlando jatuh cinta", diterbitkan setelah kematiannya pada tahun 1495). Latar sejarah dan tokoh dalam puisi ini mirip dengan Chanson de Roland dari Prancis pada abad ke-11, yang berkisah tentang kematian ksatria Roland. Seperti dalam puisi Chanson de Roland, kisah Orlando furioso juga berkenaan dengan roman ksatria.

Orlando adalah seorang ksatria Kristen yang dikenal dengan nama Roland dalam bahasa Prancis. Latar belakang sejarahnya adalah perang antara paladin Kristen Karel yang Agung melawan angkatan darat Saracen yang menyerbu Eropa. Puisi ini berkisah tentang perang, cinta dan idealisme keksatriaan. Puisi ini menggabungkan realisme dengan fantasi, humor dengan tragedi. Latarnya adalah seluruh dunia ditambah dengan perjalanan ke Bulan. Tokoh-tokohnya meliputi orang Kristen dan Saracen, prajurit dan penyihir, dan makhluk-makhluk fantasi termasuk monster laut raksasa yang disebut "orc" dan kuda terbang yang dijuluki hippogriff. Banyak tema yang diangkat dalam puisi ini, tetapi yang paling penting adalah cinta paladin Orlando kepada putri pagan Angelica yang tak terbalaskan, sehingga membuat Orlando gila; cinta antara prajurit Kristen perempuan Bradamante dengan seorang Saracen yang bernama Ruggiero; serta perang antara Kristen melawan non-kristen.

Puisi ini terbagi menjadi 46 canto, masing-masing memiliki stanza delapan baris dengan rima ottava rima (rima abababcc). Secara keseluruhan puisi Ariosto terdiri dari 38.736 baris, sehingga menjadikannya salah satu puisi terpanjang dalam sastra Eropa.

Daftar pustaka

  • Orlando Furioso: A New Verse Translation, translated by David Slavitt (Harvard, 2009). ISBN978-0-674-03535-5.
  • Orlando Furioso, prose translation by Guido Waldman (Oxford, 1999). ISBN0-19-283677-3.
  • Orlando Furioso, verse translation by Barbara Reynolds in two volumes (Penguin Classics, 1975). Part one (cantos 1–23) ISBN0-14-044311-8; part two (cantos 24–46) ISBN0-14-044310-X. Part one has since been reprinted.
  • Orlando Furioso ed. Marcello Turchi (Garzanti, 1974)
  • Orlando Furioso: A Selection ed. Pamela Waley (Manchester University Press, 1975)
  • Robert Greene. "The History of Orlando Furioso (1594)". Luminarius Editions. Complete e-text
  • Encyclopedia of women in the Renaissance: Italy, France, and England. ABC-CLIO, Inc. 2007.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |authors= diabaikan

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik sastra ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan