Minggu, 27 September 2026
08:50 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Indra (fisiologi)

Artikel ini berisi tentang kapasitas fisiologis manusia dalam menerima rangsangan. Untuk dewa dalam agama Hindu, lihat Indra.
500px-SensoryProcessing.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tahapan utama pengolahan sinyal atau anggai

Indra[1] atau indera (bentuk tidak baku) merupakan sistem fisiologi dalam tubuh manusia untuk mengenali, merasakan, dan menanggap terhadap serangkaian rangsangan secara fisik. Saat suatu indra mengenali atau merasakan sesuatu, indra akan mengumpulkan informasi untuk memberikan daya cerap dan tanggapan terhadap apa yang diketahui. Kemampuan indra untuk merasakan sesuatu ini sangat penting dalam menjalankan hampir seluruh aspek kognitif, perilaku, dan pikiran dalam tubuh manusia.[2] Misalnya, seseorang yang melalui indranya melihat teko air yang mengeluarkan uap, akan mempersepsikan bahwa air yang dipanaskan telah mendidih dan karena itu teko air tidak boleh dipegang dengan tangan secara langsung karena akan menjadi sangat panas.

Secara turun-temurun, manusia dikatakan memiliki lima macam indra yang berfungsi sebagai alat sensor. Dalam bahasa Sanskerta, istilah ini disebut panca budi indriya dan dalam bahasa Indonesia lebih dikenal sebagai pancaindra yaitu alat pembantu untuk melihat (mata), alat pembantu untuk mengecap (lidah), alat pembantu untuk membau (hidung), alat pembantu untuk mendengar (telinga), dan alat pembantu untuk merasakan (kulit/indra peraba). Namun, tubuh manusia juga memiliki beberapa indra lain yang bekerja melalui organ internal, seperti kemampuan untuk mengenali rasa lapar/haus, kemampuan untuk berjalan dengan seimbang (sistem vestibular), kemampuan untuk mengenal ruang (orientasi spasial), posisi tubuh, rasa sakit, dan sebagainya.

Sistem indra manusia

Alat indra manusia juga disebut dengan pancaindra, karena alat indra manusia terdiri dari lima, yakni indera penglihatan (mata), indra pendengar (telinga), indra pembau (hidung), indra pengecap (lidah), dan indra peraba (kulit).[3]

Indra penglihatan

Indra penglihatan pada manusia adalah mata. Indra penglihatan disebut juga fotoreseptor, karena mata sangat peka terhadap rangsangan cahaya. Mata merupakan organ indra khusus yang mampu menerima gambar visual. Selanjutnya gambar visual tersebut dibawa ke otak.[3]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "KBBI Daring". Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Diakses tanggal 20 Oktober 2020.
  2. ↑ Wolfe, Jeremy; Kluender, Keith; Levi, Dennis (2012). Sensation & perception (Edisi 3rd). Sinauer Associates. hlm. 7. ISBN 978-0-87893-572-7.
  3. 1 2 Welianto, Ari (ed.). "5 Macam Indera Manusia dan Fungsinya". Kompas.com. Diakses tanggal 2021-02-28.


Ikon rintisan

Artikel bertopik anatomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan