Kamis, 15 Oktober 2026
04:45 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
Orde Mahkota Berharga

Orde Mahkota Berharga

tanda kehormatan Jepang

Bagikan:
Orde Mahkota Berharga
宝冠章
250px-Grand_Cordon_of_the_Order_of_the_Precious_Crown.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kordon Agung Orde Mahkota Berharga
Dianugerahkan oleh Kaisar Jepang
TipeOrde
Negara Jepang
KriteriaSesuka hati penguasa monarki
StatusMasih dianugerahkan
PenguasaYang Mulia Kaisar
TingkatSejak 2003:
Kordon Agung
Peony
Kupu-Kupu
Wistaria
Aprikot
Ombak
Tingkat sebelumnyaKelas I sampai V (1888–1896)
Kelas I sampai VIII (1896–2003)
Prioritas
Tingkat lebih tinggiOrde Kebudayaan
Tingkat lebih rendahOrang Berjasa dalam Budaya
Medali Kehormatan
120px-JPN_Hokan-sho_blank_BAR.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pita orde

Orde Mahkota Berharga (宝冠章, Hōkan-shō) adalah sebuah tanda kehormatan di Jepang. Orde ini didirikan pada 4 Januari 1888 oleh Kaisar Meiji dan menjadi tanda kehormatan terbawah kedua yang saat ini dianugerahkan oleh pemerintah Jepang. Pada awalnya orde ini memiliki lima kelas, tetapi tiga kelas ditambahkan pada tahun 1896. Pada tahun 2003, dua kelas terendah orde ini dihapuskan, menjadikan orde ini dianugerahkan dalam enam kelas saja hingga saat ini.

Orde ini pada umumnya diberikan kepada penerima wanita; meskipun demikian, terkadang pria juga dianugerahi orde ini. Pria lebih sering dianugerahi Orde Matahari Terbit daripada Orde Mahkota Berharga. Tahun 1907, medali Orde Mahkota telah diberikan kepada 29 orang Amerika Serikat yang berpartisipasi dalam Perang Rusia-Jepang. Daftar penerima yang tak biasa ini terdiri atas 10 perawat perempuan sukarelawan dan 19 koresponden surat kabar Amerika.[1]

Hingga tahun 2003, Orde Mahkota Berharga berada di bawah Orde Matahari Terbit namun di atas Orde Khazanah Suci. Orde ini diberikan sebagai versi perempuan dari Orde Matahari Terbit; meskipun, laki-laki juga dapat menjadi penerimanya. Mulai tahun 2003, Orde Matahari Terbit dapat diberikan kepada perempuan dan kini Orde Mahkota Berharga berada di bawah Orde Kebudayaan. Orde Mahkota Berharga kini hanya dianugerahkan kepada anggota perempuan Keluarga Kekaisaran dan perempuan warga negara asing yang terpilih.

Insignia

Lencana orde ini merupakan medalion berbentuk oval dengan hiasan bermotif bunga di sisi atas, bawah, kanan, dan kirinya. Lencana tersebut terbuat dari emas untuk Kelas I hingga IV, dan perak untuk Kelas V hingga VIII. Di tengah lencana terdapat mahkota kuno Jepang dengan latar biru yang dikelilingi oval berwarna merah (tanpa latar biru bagi kelas VI, tanpa latar biru dan oval merah bagi kelas VII dan VIII). Di dalam oval merah tersebut terhias motif untaian daun dafnah.

Lencana orde ini dikaitkan dengan pita selempang/medali dengan pengait yang desainnya berbeda di setiap kelasnya. Lencana ini dikaitkan dengan selempang pada Kelas I dan pita berbentuk busur pada kelas lainnya.

Pada Kelas I, terdapat patra yang dikenakan bagi para penerimanya. Patra tersebut bersudut lima dengan lima lajur sinar di setiap sudutnya. Lajur sinar tersebut tersusun atas mutiara. Di antara sinar-sinarnya terdapat hiasan bermotif bunga. Di lingkaran tengahnya terdapat Ho-o dengan latar biru yang dikelilingi lingkaran berwarna merah berhiaskan untaian daun dafnah.

Kelas

Orde Mahkota Berharga pada awalnya dianugerahkan dalam lima kelas. Pada tahun 1896, ditambahkan Kelas VI, VII, dan VIII, menjadikan orde ini dianugerahkan dalam delapan kelas. Namun, pada tahun 2003, kelas VII dan VIII orde ini dihapuskan. Sejak saat itu, Orde Mahkota Berharga dianugerahkan dalam enam kelas.

Kelas-Kelas Orde Mahkota Berharga
Gambar Nama[2] Nama sebelumnya Perubahan dalam reformasi 2003
250px-Grand_Cordon_of_the_Order_of_the_Precious_Crown.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

120px-JPN_Hokan-sho_1Class_BAR.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Kordon Agung
Orde Mahkota Berharga
宝冠大綬章
Orde Mahkota Berharga
Kelas I
勲一等宝冠章
Perubahan nama dari yang tadinya terdapat frasa "Kelas ..." menjadi nama yang dijadikan pengait lencananya (kecuali Kelas I yang menjadi Kordon Agung).
250px-The_Order_of_the_Precious_Crown%2C_Peony.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

120px-JPN_Hokan-sho_2Class_BAR.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Orde Mahkota Berharga, Peony
宝冠牡丹章
Orde Mahkota Berharga
Kelas II
勲二等宝冠章
250px-The_Order_of_the_Precious_Crown%2C_Butterfly.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

120px-JPN_Hokan-sho_3Class_BAR.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Orde Mahkota Berharga,
Kupu-Kupu
宝冠白蝶章
Orde Mahkota Berharga
Kelas III
勲三等宝冠章
250px-The_Order_of_the_Precious_Crown%2C_Wistaria.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

120px-JPN_Hokan-sho_4Class_BAR.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Orde Mahkota Berharga, Wistaria
宝冠藤花章
Orde Mahkota Berharga
Kelas IV
勲四等宝冠章
250px-The_Order_of_the_Precious_Crown%2C_Apricot.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

120px-JPN_Hokan-sho_5Class_BAR.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Orde Mahkota Berharga, Aprikot
宝冠杏葉章
Orde Mahkota Berharga
Kelas V
勲五等宝冠章
250px-The_Order_of_the_Precious_Crown%2C_Ripple.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

120px-JPN_Hokan-sho_6Class_BAR.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Orde Mahkota Berharga, Ombak
宝冠波光章
Orde Mahkota Berharga
Kelas VI
勲六等宝冠章
250px-MET_06_417_F.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

120px-JPN_Hokan-sho_7Class_BAR.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Orde Mahkota Berharga
Kelas VII
勲七等宝冠章
Dihapuskan.[a]
250px-MET_06_418_F.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

120px-JPN_Hokan-sho_8Class_BAR.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Orde Mahkota Berharga
Kelas VIII
勲八等宝冠章

Catatan kaki

  1. ↑ Gambar yang tertera di kolom kiri merupakan gambar sebelum penambahan roset sesuai Peraturan Kabinet No. 4 22 Mei 1919.

Referensi

Bibliografi

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan