Senin, 02 November 2026
15:45 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Orange pekoe

Orange pekoe

kelas daun teh

Bagikan:
artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Tidak ada alasan pembersihan diberikan. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Opgestapelde_theekisten_klaar_voor_transport_theefabriek_Tjigolek_Java._TMnr_60007665.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Orange pekoe adalah salah satu klasifikasi teh hitam berdasarkan asal daunnya. Untuk dapat diklasifikasikan sebagai pekoe, teh harus diambil dari bagian tanaman yang baru tumbuh. Bagian tanaman yang baru tumbuh ini terdiri dari kuncup bunga yang dipetik beserta dua daun yang paling muda. (Daun teh pada bagian yang lain menghasilkan teh dengan kualitas lebih rendah.) Kesalahan konsep yang sering terjadi adalah bahwa Orange Pekoe dianggap sebagai salah satu tipe teh dengan aroma jeruk, atau selalu dihubungkan dengan buah jeruk. Pada kenyataannya, Orange Pekoe tidak ada hubungannya sama sekali dengan aroma teh tersebut. Teh pertama kali diimpor ke Eropa oleh Dutch East India Company pada tahun 1610 (teh hijau dari Jepang). Segera sesudahnya, perusahaan ini juga mengimpor teh Tiongkok dan mempromosikannya dengan sukses, yang terbukti dengan tetap bertahannya istilah ‘Orange Pekoe' dalam perdagangan.

Pekoe adalah penyesuaian kata dari Bai Hao (atau Pak-Ho), bahasa Tionghoa untuk pucuk putih, yang digunakan untuk menyebut tunas daun yang tidak tergulung dan tertutup oleh lapisan putih, yang merupakan tanda yang pasti dari daun yang masih muda dan oleh karena itu merupakan teh yang paling enak. Awalnya teh dengan kualitas ini dibawa ke Belanda kemungkinan besar untuk disajikan pada keluarga kerajaan, the House of Orange, dan oleh ahli pemasaran jenius, teh dari jenis Bai Hao ini dipromosikan ke masyarakat Belanda sebagai Orange Pekoe untuk memberikan kesan adanya jaminan kualitas kerajaan.

Ikon rintisan

Artikel bertopik minuman ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan