Senin, 28 September 2026
18:53 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto

Kebudayaan Thule

250px-Arctic_cultures_900-1500.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Thule (/ˈtuːli/ atau /ˈθjuːl/)[1] atau proto-Inuit adalah nenek moyang orang-orang Inuit modern. Kebudayaan mereka berkembang di pesisir Alaska pada tahun 1000 dan lalu menyebar di Kanada. Mereka lalu mencapai Greenland pada abad ke-13.[2] Dalam prosesnya, mereka menggantikan kebudayaan Dorset yang sudah menghuni wilayah-wilayah tersebut sebelumnya. Nama "Thule" berasal dari lokasi Thule (dipindah dan diganti namanya menjadi Qaanaaq pada tahun 1953) di Greenland barat laut yang merupakan tempat ditemukannya peninggalan kebudayaan ini untuk pertama kalinya.

Berdasarkan bukti arkeologis, orang-orang Thule (dan juga Dorset) pernah berhubungan dengan bangsa Viking yang mencapai pesisir Kanada pada abad ke-11. Dalam sumber-sumber Viking, orang-orang tersebut dijuluki Skræling. Beberapa orang Thule lalu bermigrasi ke selatan. Pada abad ke-13 atau ke-14, orang-orang Thule telah menduduki wilayah yang kini dihuni oleh suku Inuit Tengah, dan pada abad ke-15 mereka telah menggantikan orang-orang Dorset. Mereka mulai berhubungan secara terus menerus dengan bangsa Eropa pada abad ke-18. Namun, akibat peristiwa zaman es kecil (1650–1850), komunitas Thule mengalami kemunduran dan keturunan mereka semenjak itu dikenal dengan nama Eskimo atau Inuit.

Catatan kaki

  1. ↑ "Definition of Thule". Oxford Dictionaries. Oxford University Press. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-06-10. Diakses tanggal 1 Juni 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Mcghee, Robert (3 April 2015). "Thule Culture". Canadian Encyclopedia. Historica Canada. Diakses tanggal 1 Juni 2015.{{cite encyclopedia}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Thule culture.
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan