Jumat, 23 Oktober 2026
08:49 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal

Suku Ambelau

kelompok etnik dari Maluku, Indonesia

Bagikan:

Suku Ambelau (kadang ditulis sebagai Suku Ambelau-Buru) adalah kelompok etnis atau suku bangsa yang mayoritas mendiami Pulau Ambelau dan sebagian pesisir tenggara Pulau Buru, Provinsi Maluku, Indonesia.[1] Suku ini memiliki keterkaitan historis dan geografis yang erat dengan suku Buru, tetapi secara linguistik dan beberapa aspek adat istiadat. Mereka hidup dari hasil kegiatan meramu sagu, berburu, dan menangkap ikan.[2]

Pada abad ke-16 hingga ke-17, mereka aktif dalam produksi dan perdagangan rempah-rempah. Pada paruh pertama abad ke-17, struktur ekonomi masyarakat mereka dihancurkan oleh penjajah Belanda; sebagian besar orang Ambelau dimusnahkan atau dideportasi (dipindahkan paksa).[3]

Asal-usul dan Demografi

Masyarakat suku Ambelau merupakan penduduk asli Pulau Ambelau, sebuah pulau vulkanik kecil yang terletak di sebelah tenggara Pulau Buru. Dalam perkembangannya, migrasi lokal membuat sebagian warga Ambelau juga menetap di wilayah pesisir Pulau Buru, terutama di Kecamatan Kepulauan Ambelau dan wilayah Waeapo di Kabupaten Buru Selatan. Saat ini jumlah penduduk yang bermukim di Kecamatan Ambelau yakni 9.170 pada tahun 2022, dengan laju pertumbuhan penduduk 0.99%.[4]

Bahasa, Budaya dan Agama

Bahasa Ambelau (atau bahasa Ambelau) adalah identitas utama suku ini, namun saat ini bahasa Ambelau juga tergolong bahasa lokal yang terancam punah.[1][5] Meskipun letaknya berdekatan dengan Pulau Buru, bahasa Ambelau memiliki perbedaan leksikal dan fonologis yang signifikan dengan bahasa Buru, sehingga diklasifikasikan sebagai bahasa mandiri dalam sub-kelompok Maluku Tengah. Suku Ambelau mayoritasnya (94%) memeluk agama Islam.[1][6]

Mata Pencaharian

Kondisi geografis Pulau Ambelau yang berbukit-bukit dan dikelilingi perairan dalam membentuk mata pencaharian utama suku ini, yakni sebagai nelayan dan petani.[4]

Referensi

  1. 1 2 3 Project, Joshua. "Ambelau in Indonesia". joshuaproject.net (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-05-23.
  2. ↑ Hidayah, Zulyani (April 2015). Ensiklopedi Suku Bangsa di Indonesia. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia. hlm. 20. ISBN 978-979-461-929-2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tahun (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Энциклопедии@Mail.Ru". enc.mail.ru. Diakses tanggal 2026-05-23.
  4. 1 2 Badan Pusat Statistik Kabupaten Buru Selatan (2023). Kecamatan Kepulauan Ambelau Dalam Angka 2023. Namrole: BPS Kabupaten Buru Selatan.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ↑ "Ambelau". Ethnologue. Diakses tanggal 2026-05-23.
  6. ↑ "Ambelau of Indonesia (PGID: PG022624)". PeopleGroups.org (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-05-23.


Ikon rintisan

Artikel bertopik kelompok etnik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan