Senin, 26 Oktober 2026
01:32 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Orang Susu

Orang Susu

kelompok etnik Afrika Barat

Bagikan:
Susu
Sosso
250px-SoussousGuiembeBalafon.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Laki-laki susu dengan alat musik tradisional pada tahun 1935
Jumlah populasi
ca 2.98 juta
Daerah dengan populasi signifikan
 Guinea2,730,114 (21.2%)[1]
 Sierra Leone203,779 (2.9%) [2]
 Guinea Bissau5,318 (0.36%) [3]
Bahasa
Susu, Prancis, Inggris, Krio
Agama
Islam Sunni
Kelompok etnik terkait
Suku-suku penutur bahasa Mande

Suku susu adalah kelompok etnis berbahasa Mande. Suku ini umumnya tinggal di Guinea dan Barat Laut Sierra Leone, khusunya di Distrik Kambia.[4][5] Selain itu juga terdapat komunitas kecil orang susu di negara sekitarnya, yaitu Guinea-Bissau dan Senegal.

Suku Susu adalah masyarakat Patrilineal, mayoritas Muslim, serta menyukai pernikahan silang sepupu secara endogami dengan rumah tangga poligini.[4] Suku ini juga memiliki sistem kasta seperti kebanyakan kelompok etnis berbahasa mande di Afrika Barat. Perajin dari suku Susu seperti pandai besi, tukag kayu, musisi, penghias, dan perajin kulit adalah kasta yang terpisah dan diyakini berasal dari era perbudakan pada abad pertengahan.[4][6]

Demografi dan bahasa

Artikel utama: Bahasa Susu

Bahasa mereka, yang disebut sebagai Sosoxui oleh penutur aslinya, berfungsi sebagai bahasa perdagangan utama di sepanjang pantai Guinea, terutama di sebelah barat dan ibu kota Conakry. Bahasa ini termasuk dalam Rumpun bahasa Mande, yang merupakan subcabang dari rumpun bahasa Niger–Kongo.[7]

Etnonim

arti dari nama "Soso atau Susu" berasal dari kata "Susuwi", yang berarti "kuda" atau "penunggang kuda" dalam bahasa Susu. Istilah lain yaitu "Sawsaws," "Souses," dan "Sussias" merupakan istilah yang tercipta dari pengucapan yang salah dalam bahasa Inggris dari "Susu," varian yang lebih jarang dari nama mereka juga ditemui seperti Souzo, Sossé, Suzées, Socé, Caxi, Saxi, Saxe, serta Sexi.[8][9][10]

Referensi

  1. ↑ "Guinea - The World Factbook". www.cia.gov. Diakses tanggal 18 Juni 2021.
  2. ↑ "Sierra Leone 2015 Population and Housing Census National Analytical Report" (PDF). Statistics Sierra Leone. Diakses tanggal 28 Maret 2020.
  3. ↑ "Recenseamento Geral da População e Habitação 2009 Características Socioculturais" (PDF). Instituto Nacional de Estatística Guiné-Bissau. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 5 November 2017. Diakses tanggal 28 Maret 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 3 Susu people, Encyclopædia Britannica
  5. ↑ Bankole Kamara Taylor (2014). Sierra Leone: The Land, Its People and History. New Africa Pres. hlm. 147. ISBN 978-9987-16-038-9.
  6. ↑ Tal Tamari (1991). "The Development of Caste Systems in West Africa". The Journal of African History. 32 (2). Cambridge University Press: 221–250. doi:10.1017/s0021853700025718. JSTOR 182616. S2CID 162509491.
  7. ↑ Susu: A language of Guinea, Ethnologue
  8. ↑ George Brooks (2019). Landlords And Strangers: Ecology, Society, And Trade In Western Africa, 1000-1630. Routledge. ISBN 978-0-4297-1923-3.
  9. ↑ Sean Kelley (2016). The Voyage of the Slave Ship Hare: A Journey into Captivity from Sierra Leone to South Carolina. University of North Carolina Press. hlm. 82. ISBN 978-1-4696-2769-4.
  10. ↑ David Henige (1994). History in Africa, Volume 21. African Studies Association. hlm. 21.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan