Minggu, 01 November 2026
12:27 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Opuntia preciadoae

Bagikan:
Opuntia preciadoae
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Ordo: Caryophyllales
Famili: Cactaceae
Genus: Opuntia
Spesies:
O. preciadoae
Nama binomial
Opuntia preciadoae
Scheinvar, Olalde, Gallegos & J.Morales

Opuntia preciadoae adalah spesies tumbuhan dalam keluarga Cactaceae, yang dideskripsikan oleh Scheinvar dkk. pada tahun 2018. Spesies ini tersebar di Meksiko bagian utara.

Distribusi

Spesies ini tersebar di Meksiko bagian timur laut dan barat laut, termasuk negara bagian Chihuahua, Sonora, Sinaloa, Durango, dan Tamaulipas, serta tumbuh di hutan konifer dan oak.

Morfologi

Tanaman berbentuk semak rendah, tingginya mencapai 1,4 m, dengan tajuk terbuka. Kladoda sangat besar dan tebal, berbentuk lingkaran atau obovata lebar, berdiameter hingga 50 cm, berwarna hijau kebiru-biruan (glaukus), dengan beberapa bercak ungu. Areola tersusun dalam 6–9 seri, dengan lapisan seperti kain (felt) berwarna cokelat keabu-abuan. Glochid di bagian atas areola, berwarna kuning, dan mudah gugur. Duri berjumlah (0–)1–6, panjang 1,4–3 cm, menyebar, pipih, melengkung di bagian pangkal, dan terpilin. Bunga panjangnya 4–6 cm, berwarna merah kekuningan terang; benang sari dan putik berwarna kuning, stigma 5 lobus berbentuk lonjong, menyebar, berwarna kuning. Buah berbentuk obovata hingga elips, 5 × 3 cm, berwarna merah keunguan, saat masih hijau memiliki podaria lonjong dan lapisan cokelat yang menonjol, serta berduri. Biji berbentuk lentikular, berarilus seragam.

Perbedaan dari spesies serupa

Spesies ini mirip dengan Opuntia robusta subsp. robusta, namun berbeda dalam beberapa karakter berikut:

  • Distribusi: O. preciadoae ditemukan di hutan konifer dan oak di Meksiko utara, sementara O. robusta subsp. robusta tumbuh di semak belukar xerik di Meksiko tengah.
  • Seri areola: 6–9 pada O. preciadoae dibandingkan dengan 9–11 pada O. robusta subsp. robusta.
  • Jumlah dan warna duri: (0–)1–6 duri, panjang 1,4–3 cm, berwarna putih kekuningan hingga cokelat pucat pada O. preciadoae; 1–12 duri, panjang 2–5 cm, berwarna kuning hingga kehitaman pada spesies yang terakhir.
  • Bunga dan buah: bunga sepanjang 4–6 cm, buah obovata, biji lentikular pada O. preciadoae; bunga sepanjang 7–8 cm, buah bulat, biji berbentuk deltoid pada O. robusta subsp. robusta.
250px-Ses_Salines_-_Botanicactus_-_Opuntia_01_ies.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Opuntia robusta

Kegunaan

Masyarakat Rarámuri setempat menyebutnya "ronirári". Kladoda muda (nopal) direbus dan dimakan; buahnya matang pada bulan Agustus dan dimakan mentah setelah durinya dibuang dan dikupas. Namun, tercatat bahwa konsumsi berlebihan dapat menyebabkan ketidaknyamanan jantung ("mal de corazón").

Referensi

  • Scheinvar, L.; Olalde-Parra, G.; Gallegos-Vazquez, C.; Morales-Sandoval, J. (2018). "A new species of Opuntia (Cactaceae) from Coniferous and Quercus Forest of northern Mexico". Bradleya. 36: 25–32. doi:10.25223/brad.n36.2018.a4.Akses tertutup
  • "Opuntia preciadoae Scheinvar, Olalde, Gallegos & J.Morales". Plants of the World Online. Kew Science. Diakses tanggal 2026-04-12.
  • Artikel ini berisi teks yang diterjemahkan dari artikel Qiuwen Baike , yang dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Ikon rintisan

Artikel bertopik Cactaceae ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan