Jumat, 16 Oktober 2026
13:59 WIB
TERKINI
Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo
Opisthocomiformes

Opisthocomiformes

Bagikan:
Opisthocomiformes
Rentang waktu: Oligocene - Recent, 36–0 jtyl[1]
250px-Hoatzin_in_Peru.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Opisthocomus hoazin
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Opisthocomiformes

Famili:
Opisthocomidae

Swainson, 1837
Genus
Sinonim
  • Foratidae Olson 1992
  • Hoazinoididae Rasmussen 1997
  • Onychopterygidae Cracraft 1971
Artikel takson sembarang

Opisthocomiformes merupakan salah satu ordo burung yang hanya memiliki satu famili saja, yakni Opisthocomidae. Satu-satunya spesies dalam ordo ini yang masih hidup adalah burung hoatzin (Opisthocomus hoazin) yang hidup di basin amazon dan delta Sungai Orinoco di Amerika Selatan. Beberapa fosil spesiesnya yang telah punah telah diidentifikasi, termasuk satu dari Afrika[2] dan satu dari Eropa.[1]

Referensi

  1. 1 2 Gerald Mayr and Vanesa L. De Pietri (2014). "Earliest and first Northern Hemispheric hoatzin fossils substantiate Old World origin of a "Neotropic endemic"". Naturwissenschaften. 101 (2): 143–148. doi:10.1007/s00114-014-1144-8. PMID 24441712. S2CID 253639154.
  2. ↑ Mayr G., Alvarenga H., Mourer-Chauviré C. (2011). "Out of Africa: Fossils shed light on the origin of the hoatzin, an iconic Neotropic bird". Naturwissenschaften. 98 (11): 961–6. doi:10.1007/s00114-011-0849-1. PMID 21964974. S2CID 24210185.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik burung ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan