Sabtu, 31 Oktober 2026
16:27 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Opera Agung

Opera Agung

genre opera

Bagikan:
330px-Robert-le-diable.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Opera Agung

Opera Agung adalah genre opera abad ke-19 yang mempunyai empat atau lima bagian. Opera Agung dipentaskan secara besar dari segi pemeran dan simfoni orkestra dengan pementasan yang mewah. Jalan cerita Opera Agung biasanya berdasarkan pada atau di sekitar peristiwa sejarah dramatis.

Istilah ini digunakan untuk merujuk kepada Opéra Paris dari tahun 1820-an hingga sekitar tahun 1850, (dan kadang kala digunakan sebagai nama lain untuk Opéra Paris) tetapi digunakan juga untuk opera-opera berskala besar dari Prancis, Jerman, Italia dan negara Eropa lainnya.

Lihat pula

Bibliografi

  • Bartlet, M Elizabeth C: Grand opéra in 'The New Grove Dictionary of Opera', ed. Stanley Sadie, Macmillan Publishers Limited, London, 1992 ISBN 0-333-73432-7
  • Charlton, David: The Cambridge Guide to Grand Opera , Cambridge University Press, 2003
  • Crosten, William Loren: French Grand Opera: an Art and a Business, Columbia University, 1948. A landmark text, in many ways still not superseded.
  • Gerhard, Anselm: The Urbanization of Opera: Music Theater in Paris in the Nineteenth Century, University of Chicago Press, 1998
  • Huebner, Steven: French Opera at the Fin de Siécle: Wagnerism, Nationalism, and Style, Oxford University Press, 1999
  • Soubies, Albert: Soixante-sept Ans a L'Opéra en une Page, 1826–1893, Paris, 1893
  • Wolff, Stephane: L'Opéra au Palais Garnier 1875–1962, Paris n.d. but probably 1963


Ikon rintisan

Artikel bertopik lagu, musik, atau alat musik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan