Jumat, 23 Oktober 2026
18:15 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Tikus belalang selatan

Tikus belalang selatan

Bagikan:
Tikus belalang selatan
250px-Southern_grasshopper_mouse.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Rodentia
Famili: Cricetidae
Subfamili: Neotominae
Genus: Onychomys
Spesies:
O. torridus
Nama binomial
Onychomys torridus
(Coues, 1874)

Tikus belalang selatan[2] (Onychomys torridus) adalah sebuah spesies hewan pengerat pemangsa dalam famili Cricetidae[3] yang berasal dari Meksiko dan negara bagian Arizona, California, Nevada, New Mexico, dan Utah di Amerika Serikat. Dikenal karena kekebalannya terhadap bisa, spesies ini sering memangsa kalajengking kulit kayu arizona yang sangat berbisa.

Deskripsi

Tikus belalang selatan merupakan spesies yang bayak, kecil dan nokturnal, serta umumnya monogami.[4] Ekornya pendek, dengan panjang total 120 hingga 163 mm (4,7 hingga 6,4 in). Bagian kepala, punggung, dan sisi tubuh berwarna cokelat kemerahan atau keabu-abuan, sedangkan bagian bawah tubuh berwarna putih; kedua warna tersebut terpisah dengan jelas. Ekornya berbentuk seperti gada, pendek dan lebar, dengan bagian anterior yang sewarna dengan tubuh dan ujung berwarna putih.[5]

Referensi

  1. ↑ Lacher, T.; Timm, R.; Álvarez-Castañeda, S.T. (2017) [errata version of 2016 assessment]. "Onychomys torridus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T15339A115127523. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-3.RLTS.T15339A22354700.en.
  2. ↑ Safira, Nur Aulia (9 April 2024). "6 Fakta Tikus Belalang, Dianggap Serigala Mini yang Beracun". IDN Times. Diakses tanggal 25 Agustus 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Musser, G. G.; Carleton, M. D. (2005). "Superfamily Muroidea". Dalam Wilson, D. E.; Reeder, D. M (ed.). Mammal Species of the World (Edisi 3rd). Johns Hopkins University Press. hlm. 1061. ISBN 978-0-8018-8221-0. OCLC 62265494.{{cite book}}: |ref=harv tidak valid
  4. ↑ Frank, D. H.; Heske, E. J. (1992). "Seasonal changes in space use patterns in the southern grasshopper mouse, Onychomys torridus torridus". Journal of Mammalogy. 73 (2): 292–298. doi:10.2307/1382059. JSTOR 1382059.
  5. ↑ McCarty, Richard (1975). "Onychomys torridus". Mammalian Species (59): 1–5. doi:10.2307/3503863. JSTOR 3503863. S2CID 253905384.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan