Senin, 19 Oktober 2026
06:23 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Ong Teng Cheong

Ong Teng Cheong

Presiden Singapura kelima

Bagikan:
Ong Teng Cheong
王鼎昌
250px-Ong_Teng_Cheong_with_Carlos_Menem.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Presiden Singapurake-5
Masa jabatan
2 September 1993 –1 September 1999
PendahuluWee Kim Wee
PenggantiS.R. Nathan
Informasi pribadi
Lahir(1936-01-22)22 Januari 1936
Singapura
Meninggal8 Februari 2002(2002-02-08) (umur 66)
Singapura
Partai politikPAP(1972-1993)
Independen(1993-2002)
Suami/istriLing Siew May (meninggal 1999)
ProfesiArsitek

Ong Teng Cheong (王鼎昌) , (22 Januari 1936 – 8 Februari 2002) adalah Presiden kelima Singapura dan Presiden pertama yang dipilih langsung oleh rakyat.

Dilahirkan pada tahun 1936 di Singapura, dia memasuki alam persekolahan agak terlambat akibat pendudukan Jepang di Singapura. Setelah menamatkan pendidikan menengah, dia melanjutkan pelajarannya di Universitas Adelaide, di mana dia meraih gelar Sarjana Muda dalam bidang sosial pada tahun 1961. Ia memperoleh gelar pascasarjananya pada Master Teknik Sipil (Perencanaa Kota) dari Universitas Liverpool, Inggris pada 1967.

Ia memiliki bermacam karier sebelum menjadi presiden. Ia bergabung dengan Departemen Perencanaan, Kementerian Pengembangan Nasional pada 1967 sebagai perencana arsitek. Ia disokong ke Asisten UNDP (Dana Khusus) dalam Proyek Pembaharuan dan Pengembangan Kota Urban untuk memimpin tim setempat dalam transportasi komprehensif dan perencanaa penggunaan tanah di daerah pusat Singapura. Pada 1971, ia meninggalkan dinas sipil dan menyusun praktiknya sendiri.

Pada 1972, Ong dipilih ke Parlemen dan menjabat sebagai anggota parlemen selama 21 tahun. Ia diangkat sebagai Menteri Senior Negara untuk Komunikasi pada 1975. Kemudian, ia memegang jabatan Komunikasi, Budaya, dan Buruh. Pada 1983, ia diangkat sebagai Menteri tanpa Portofolio saat mengikuti gerakan buruh sebagai SekJen terpilihnya.

Ong diangkat sebagai Deputi PM Kedua pada 1985 dan memegang jabatan ini sampai 1990. Antara November 1990 dan Agustus 1993, ia merupakan Deputi PM dalam pemerintahan Goh Chok Tong. Ia mundur dari kabinet, PAP dan SekJen NTUC pada Agustus 1993 untuk bersiap pada PilPres 1993. Ia menjabat sebagai presiden sampai 1999, dan meninggal pada 2002.

Lihat pula

Didahului oleh:
Wee Kim Wee
Presiden Singapura
1993–1999
Diteruskan oleh:
Sellapan Ramanathan
Didahului oleh:
S Rajaratnam
Wakil Perdana Menteri Singapura
1985–1993
Diteruskan oleh:
kosong
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan