Jumat, 06 November 2026
22:17 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Pancaran Sinar Petromak

Pancaran Sinar Petromak

Bagikan:
40px-Ambox_rewrite.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini perlu dirapikan dan ditata ulang agar memenuhi pedoman tata letak Wikipedia. Silakan perbaiki artikel ini agar memenuhi standar Wikipedia. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Pancaran Sinar Petromak" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
250px-Pancaran_Sinar_Petromaks.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
OM Pancaran Sinar Petromak (1978- kini)

Orkes Moral Pancaran Sinar Petromak (disingkat OM PSP) adalah grup musik dangdut humor asal Indonesia yang populer pada paruh akhir dekade 1970-an, terutama di kalangan mahasiswa, dewasa muda serta keluarga. Grup musik ini sering kali tampil bersama-sama dengan Warkop DKI pada masa jayanya. Selain sering memainkan dan memelesetkan lagu-lagu dangdut populer tahun 1960-an dan 1970-an (misalnya Siksa Kubur atau Seia Sekata), mereka juga dikenal dari lagu-lagu yang diciptakan sendiri, seperti Fatime, Gaya Mahasiswa, dan Drakula. OM PSP dapat dianggap sebagai pelopor dangdut humor, subgenre yang masih disukai hingga sekarang.

Para personel OM PSP beberapa diantaranya adalah mahasiswa Universitas Indonesia yang berkampus di daerah Rawamangun, kota Jakarta Timur. OM PSP terdiri dari Ade Anwar (gendang I, vokal), Monos (gitar, vokal), Norman Sonisontani/ Omen (ukulele, vokal), Rizali Wilmar Indrakesuma/Rojali (mandolin, vokal), Dindin (tamborin), Aditya (gendang II), Andra Ramadan Muluk (marakas), James R Lapian (bass) serta bintang tamu Edwin Hudioro (suling) yang merupakan anggota band Chaseiro.

Chaseiro adalah kelompok musik yang anggota-anggotanya antara lain, Candra Darusman (vokal, keyboard), Helmi Indrakesuma (vokal), Aswin Sastrowardoyo (vokal, gitar), Edwin Hudioro (flute), Irwan B. Indrakesuma (vokal) dan juga dua orang anggota OM. PSP yaitu: Rizali Indrakesuma (vokal, bass), Omen Norman Sonisontani (vokal)

Kepopuleran mereka diperkuat setelah kerap tampil bersama dengan Warkop dalam program Warung Kopi di salah satu sebuah stasiun radio ibu kota, Prambors, yang pada saat itu sangat disukai kalangan remaja dan mahasiswa Jakarta. Debut mereka pertamakali tampil di stasiun televisi nasional, TVRI pada peringatan ulang tahun TVRI ke-16 tanggal 24 Agustus 1978. Setelah itu, mereka tampil dalam beberapa film yang juga lumayan sukses di pasaran. Hanya saja, kekuatan mereka adalah pada aransemen musik yang khas dan celotehan lirik lagu yang sangat lekat dengan kehidupan masyarakat. Ketika mereka memplesetkan lagu rakyat Skotlandia My Bonnie dengan irama Melayu, sangat jelas terlihat proses kreatifnya yang amat tinggi, begitu pula saat mereka menyanyikan salah satu lagu hits kelompok musik The Beatles (Can't Buy Me Love). Proses kreatif itu yang menjadikan karya-karya mereka sulit ditandingi oleh grup-grup serupa yang muncul pada kurun tahun belakangan.

Dalam penampilannya di layar kaca stasiun televisi TVRI pada tahun 1978 itu, PSP manggung bersama pelawak Dono, Kasino, Indro (Warkop) dan Nanu. Nanu inilah yang dikenal karena lagu Cubit-Cubitan-nya yang berlogat suku Batak, padahal Nanu berasal dari wilayah Jawa Tengah. Munculnya, grup OM PSP ini akan sangat bagus jika dikontekstualisasikan pada zaman ketika pergerakan mahasiswa 77/78 memperoleh momentumnya. Pada saat itu, gerakan mahasiswa sedang gencar mengkritik berbagai ketimpangan sosial. Rojali, salah-satu personel grup PSP berhasil dengan bagus memotret ketimpangan itu dalam lagu Duta Merlin. Lagu yang ringan, yang menunjukkan kesenjangan terhadap sosial kemanusiaan dan dimulainya era kapitalisasi spasio-stemporal di Jakarta pada lokasi-lokasi tertentu.

Album yang pernah dirilis OM PSP: Pancaran Sinar Petromak (1978), Warkop (1979), Trio Kodok (1980), Balada John Lennon (1981), Monggo Mas (1982), OM PSP - Cover Version Parodi (1983), PSP Reuni (1999), Platinum PSP (2000), FTP Volume 2 (2016) dengan lagu Tetangga Gue yang merupakan partisipasi OM PSP dalam gerakan moral anti korupsi atas prakarsa ICW.

Film dari OM PSP diantaranya: Manis Manis Sombong bersama artis Lydia Kandau (1980), Orang Orang Sinting (1980), Rayuan Gombal (1980), Koboi Sutra Ungu (1981) serta keterlibatan OM PSP dalam film dengan artis artis muda di film Gaya Mahasiswa (2019).

Penampilan lain

  • OM PSP pernah membawakan lagu dangdut "Pengalaman Pertama" yang diterjemahkan ke dalam bahasa Mandarin bersama dengan Kasino.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan