Selasa, 29 September 2026
16:36 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Nyssa sylvatica

Nyssa sylvatica

Bagikan:
Nyssa sylvatica
250px-Nyssa_sylvatica_v_sylvatica.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Asteridae
Ordo: Cornales
Famili: Nyssaceae
Genus: Nyssa
Spesies:
N. sylvatica
Nama binomial
Nyssa sylvatica
Marshall
250px-Nyssa_sylvatica_range_map.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jangkauan alami

Nyssa sylvatica atau yang lebih dikenal sebagai tupelo, adalah pohon gugur berukuran sedang yang berasal dari Amerika Utara bagian timur, mulai dari pesisir timur laut Amerika Serikat dan selatan Ontario, hingga Florida tengah dan Texas timur, termasuk sebagian wilayah Meksiko.[2] Nama genusnya, Nyssa, berasal dari nama naiad dalam mitologi Yunani, sedangkan julukan spesies sylvatica merujuk pada habitat hutannya. Nama umum “tupelo” berasal dari bahasa penduduk asli Amerika, yaitu bahasa Cree, dari kata ito yang berarti “pohon” dan opilwa yang berarti “rawa” dan mulai digunakan pada pertengahan abad ke-18.[3]

Deskripsi

Nyssa sylvatica adalah pohon gugur berukuran sedang hingga besar yang umumnya tumbuh setinggi 20–25 meter, dengan diameter batang 50–100 cm, dan kadang mencapai 35 meter dengan diameter hingga 170 cm. Batangnya lurus dengan cabang-cabang memanjang pada sudut siku-siku, sementara kulitnya awalnya abu-abu gelap dan bersisik, kemudian berkerut seperti kulit buaya seiring bertambahnya usia. Ranting berwarna coklat kemerahan, tertutup oleh kulit keabu-abuan, dan emulurnya dilapisi partisi kehijauan. Daunnya berbentuk oval, elips, atau lonjong, panjang 5–12 cm, dengan permukaan mengkilap dan tepi utuh yang sering bergelombang. Di musim gugur, daun berubah warna menjadi ungu lalu merah tua cerah. Bibit dan pohon muda sangat rentan terhadap pemangsaan rusa, sementara pohon dewasa umumnya aman. Bunganya kecil berwarna putih kehijauan, muncul dalam kelompok di ujung tangkai panjang, menjadi sumber nektar penting bagi lebah. Nyssa sylvatica merupakan tumbuhan berumah dua, sehingga diperlukan pohon jantan dan betina di dekatnya untuk pembentukan benih, meski beberapa pohon memiliki bunga jantan dan betina di pohon yang sama. Buahnya berbentuk bulat telur, hitam-biru, panjang sekitar 10 mm, dengan daging tipis, berminyak, dan rasa pahit hingga asam. Buah ini biasanya muncul satu hingga tiga per tangkai dan menjadi sumber energi penting bagi burung kecil, terutama robin amerika.[4]

Persebaran

Nyssa sylvatica tumbuh di berbagai dataran tinggi dan lembah aluvial, mulai dari barat daya Maine dan New York, melalui selatan ekstrem Ontario, Michigan tengah, Illinois, dan Missouri tengah, hingga selatan Florida, Texas timur, dan Oklahoma timur. Perkembangan terbaik terjadi di lereng dan teras rendah di Amerika Serikat bagian tenggara. Spesies ini juga ditemukan secara lokal di pegunungan timur dan selatan Meksiko, termasuk selatan Sierra Madre Oriental, Sierra Madre de Oaxaca di negara bagian Hidalgo, Puebla, Veracruz, serta Dataran Tinggi Chiapas.[5][6]

Referensi

  1. ↑ Stritch, L. (2018). "Nyssa sylvatica". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2018 e.T61990588A61990590. doi:10.2305/IUCN.UK.2018-1.RLTS.T61990588A61990590.en. Diakses tanggal 11 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Tupelo, Black gum, sour gum - Nyssa sylvatica". University of Copenhagen. 29 September 2010. Diakses tanggal 2025-11-27.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ New Oxford American Dictionary, 2nd Edition.
  4. ↑ Werthner, William B. (1935). Some American Trees: An intimate study of native Ohio trees. New York: The Macmillan Company. hlm. xviii + 398 pp.
  5. ↑ "Black Tupelo" Diarsipkan 2010-12-07 di Wayback Machine. US Forest Service. Diakses tanggal 2025-11-27.
  6. ↑ Mario González-Espinosa, Jorge A. Meave, Francisco G. Lorea-Hernández, Guillermo Ibarra-Manríquez and Adrian C. Newton, eds (2011). The Red List of Mexican Cloud Forest Trees. Fauna & Flora International, Cambridge, UK. 2011. ISBN9781903703281
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan