Rabu, 21 Oktober 2026
00:14 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari

Nu Hydrae

bintang yang terletak di rasi bintang Hydra

Bagikan:
Nu Hydrae
Data pengamatan
Epos J2000.0      Ekuinoks J2000.0
Rasi bintang Hydra
Asensio rekta 10h 49m 37.5s
Deklinasi -16° 11' 37"
Magnitudo tampak (V) 3.11
Jarak138 ly
(42.33 pc)
Tipe SpektralK2III
Penamaan lain
43 Hydrae, HD 93813, HR 4232, SAO 156256, FK5 410, NSV --, BD -15 3138, HIP 52943

Nu Hydrae (ν Hya / ν Hydrae) adalah bintang kelas K2, bermagnitudo 3.11 di rasi Hydra. Nu Hydrae adalah bintang raksasa jingga (orange giant) yang berada pada 138 tahun cahaya dari Bumi. Nu Hydra dikonfirmasi oleh para astronom sebagai bintang karbon (carbon star). Karbon dalam jumlah besar berada di atmosfer bintang ini. Karbon pada bintang ini berwarna hitam, bukan merah seperti biasanya.

Nu Hydrae memerlukan waktu 531 hari untuk melengkapi satu siklus, Selama periode waktu ini, magnitudo bintang ini menurun hingga 6.6 sampai 9.0 dan meningkat kembali. Ini berarti kecemerlangan bintang ini menurun 11 persen pada saat keadaan minimal.</ref> Astronomy.com blog; Michael Bakich, editor, 05-23-2009</ref>

Etimologi

Bintang ini memiliki nama tradisionalSherasiph dan Pleura, masing-masiang berarti "iga" atau "sisi" (sang ular) dalam bahasa Arab dan Yunani. Sherasiph berasal dari kata dalam bahasa Arab ﻑالشراﺴ al-sharāsif "iga (sang ular)", berbagi nama tradisional dengan Beta Crateris, Al Sharasif. Nama lainnya untuk bintang ini adalah:

nama lain asal bahasa arti
翼宿五 / YìsuwǔChinabintang kelima pada rasi Sayap[1]

Referensi


  1. ↑ salah satu rasi bintang menurut bangsa Cina

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik bintang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan