Sabtu, 07 November 2026
02:34 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Nosferatu

Nosferatu

eine Symphonie des Grauens

Bagikan:
bahasa Jerman: Nosferatu, eine Symphonie des Grauens
250px-Nosferatuposter.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Poster promo
SutradaraF. W. Murnau
ProduserEnrico Dieckmann
Albin Grau
SkenarioHenrik Galeen
Berdasarkan
Novel:
Bram Stoker
PemeranMax Schreck
Gustav von Wangenheim
Greta Schröder
Alexander Granach
Ruth Landshoff
SinematograferFritz Arno Wagner
Günther Krampf
DistributorFilm Arts Guild
Tanggal rilis
  • 4 Maret 1922 (1922-03-04)(Jerman)
  • 3 Juni 1929 (1929-06-03)(Amerika Serikat)
Durasi94 menit
NegaraJerman
BahasaJerman

Nosferatu, eine Symphonie des Grauens (bahasa Inggris: [Nosferatu: A Symphony of Horror] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan); juga dikenal sebagai Nosferatu: A Symphony of Terror atau Nosferatu saja) adalah film horor Jerman tahun 1922 yang disutradarai oleh F. W. Murnau dan dibintangi oleh Max Schreck. Proses syutingnya dilakukan pada tahun 1921. Film ini sebenarnya merupakan adaptasi dari novel Dracula karangan Bram Stoker tetapi nama-nama dan berbagai detailnya diubah karena studio tidak memperoleh hak ciptanya, contohnya "Vampir" diganti menjadi "Nosferatu" dan "Count Dracula" menjadi "Count Orlok". Namun dalam salah satu versi bahasa Inggris-nya, ditampilkan nama-nama asli dari novelnya termasuk" Count Dracula".

Alur

Thomas Hutter hidup di sebuah kota fiktif bernama Wisborg di Jerman. Bosnya yang bernama Knock, mengirim Hutter ke Transylvania untuk mengunjungi klien baru bernama Count Orlok. Hutter memercayakan istri tercintanya, Ellen, kepada sahabatnya yang bernama Harding dan saudari Harding yang bernama Annie, sebelum melakukan perjalanan jauhnya. Mendekati tujuannya di pegunungan Carpathian, Hutter berhenti di sebuah penginapan untuk makan malam. Penduduk lokal menjadi ketakutan saat nama Count Orlok disebutkan dan menakut-nakutkan mereka agar tidak menuju Kastil Orlok di malam hari. Memperingatkan mengenai bahaya manusia serigala yang sedang berkeliaran. Pagi berikutnya, Hutter membawa pemandu menuju perbatasan gunung, tetapi pemandu tersebut menolak mengantarnya lebih jauh melewati jembatan karena malam makin larut. Seorang pemandu (Orlok yang menyamar) kemudian mengantar Hutter ke kastil di mana Orlok kemudian menyambutnya. Saat Hutter sedang makan malam ia secara tidak sengaja melukai ibu jarinya, Orlok mencoba menyedot darahnya tetapi Hutter segera menariknya tangannya. Hutter bangun keesokan paginya dan melihat bekas gigitan di lehernya, yang secara keliru ia percaya bahwa bekas gigitan itu adalah nyamuk.

Pemeran

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Nosferatu.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan