Selasa, 22 September 2026
14:51 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Nosferatu

Nosferatu

eine Symphonie des Grauens

bahasa Jerman: Nosferatu, eine Symphonie des Grauens
250px-Nosferatuposter.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Poster promo
SutradaraF. W. Murnau
ProduserEnrico Dieckmann
Albin Grau
SkenarioHenrik Galeen
Berdasarkan
Novel:
Bram Stoker
PemeranMax Schreck
Gustav von Wangenheim
Greta Schröder
Alexander Granach
Ruth Landshoff
SinematograferFritz Arno Wagner
Günther Krampf
DistributorFilm Arts Guild
Tanggal rilis
  • 4 Maret 1922 (1922-03-04)(Jerman)
  • 3 Juni 1929 (1929-06-03)(Amerika Serikat)
Durasi94 menit
NegaraJerman
BahasaJerman

Nosferatu, eine Symphonie des Grauens (bahasa Inggris: [Nosferatu: A Symphony of Horror] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan); juga dikenal sebagai Nosferatu: A Symphony of Terror atau Nosferatu saja) adalah film horor Jerman tahun 1922 yang disutradarai oleh F. W. Murnau dan dibintangi oleh Max Schreck. Proses syutingnya dilakukan pada tahun 1921. Film ini sebenarnya merupakan adaptasi dari novel Dracula karangan Bram Stoker tetapi nama-nama dan berbagai detailnya diubah karena studio tidak memperoleh hak ciptanya, contohnya "Vampir" diganti menjadi "Nosferatu" dan "Count Dracula" menjadi "Count Orlok". Namun dalam salah satu versi bahasa Inggris-nya, ditampilkan nama-nama asli dari novelnya termasuk" Count Dracula".

Alur

Thomas Hutter hidup di sebuah kota fiktif bernama Wisborg di Jerman. Bosnya yang bernama Knock, mengirim Hutter ke Transylvania untuk mengunjungi klien baru bernama Count Orlok. Hutter memercayakan istri tercintanya, Ellen, kepada sahabatnya yang bernama Harding dan saudari Harding yang bernama Annie, sebelum melakukan perjalanan jauhnya. Mendekati tujuannya di pegunungan Carpathian, Hutter berhenti di sebuah penginapan untuk makan malam. Penduduk lokal menjadi ketakutan saat nama Count Orlok disebutkan dan menakut-nakutkan mereka agar tidak menuju Kastil Orlok di malam hari. Memperingatkan mengenai bahaya manusia serigala yang sedang berkeliaran. Pagi berikutnya, Hutter membawa pemandu menuju perbatasan gunung, tetapi pemandu tersebut menolak mengantarnya lebih jauh melewati jembatan karena malam makin larut. Seorang pemandu (Orlok yang menyamar) kemudian mengantar Hutter ke kastil di mana Orlok kemudian menyambutnya. Saat Hutter sedang makan malam ia secara tidak sengaja melukai ibu jarinya, Orlok mencoba menyedot darahnya tetapi Hutter segera menariknya tangannya. Hutter bangun keesokan paginya dan melihat bekas gigitan di lehernya, yang secara keliru ia percaya bahwa bekas gigitan itu adalah nyamuk.

Pemeran

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Nosferatu.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan