Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini) |

Nokia 6260 merupakan ponsel Symbian yang dirilis oleh perusahaan Nokia dan menjadi ponsel Symbian pertama yang secara resmi dipasarkan di Indonesia.
Ponsel ini mengusung desain lipat (clamshell) dengan layar yang dapat diputar hingga memiliki tiga mode penggunaan:
Work mode: Mode lipat (clamshell) standar untuk penggunaan harian.
Camera mode: Diputar separuh untuk posisi mengambil foto melalui kamera yang terletak di bagian samping.
Browse mode: Layar ditutup dengan posisi menghadap ke luar untuk navigasi penuh (full screen).
Casing ponsel ini tidak dapat diganti dan hadir dalam dua pilihan warna. Keunikan lainnya terletak pada posisi konektor Pop-Port yang berada di bagian atas ponsel.
Spesifikasi & Fitur Utama
Layar: TFT 65.536 warna dengan resolusi 176×208 piksel.
Multimedia: Radio FM stereo (memerlukan handsfree sebagai antena) dan pemutar MP3 (keluaran suara masih mono).
Penyimpanan: Kartu RS-MMC (sama seperti Nokia 7610) yang mendukung hot-swappable (dapat dilepas-pasang tanpa mematikan ponsel).
Konektivitas: Infrared (IrDA) dan Push To Talk (PTT)—fitur komunikasi half-duplex berbasis TCP/IP layaknya Handy Talky (HT), walau saat itu belum didukung oleh operator lokal.
Aplikasi bawaan: Ditujukan untuk segmen pebisnis, dilengkapi aplikasi pembaca (viewer) dokumen Microsoft Word dan PowerPoint.
Kekurangan
Baterai: Menggunakan tipe BL-4C dengan kapasitas 760 mAh yang tergolong kecil, sehingga baterai cenderung cepat habis.
Kualitas buatan (build quality): Terasa kurang kokoh di beberapa bagian bodi.
Liahat pula
Pranala luar
- Nokia 6260 Product page Diarsipkan 2008-12-02 di Wayback Machine