Senin, 19 Oktober 2026
18:34 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global

No Koes

Bagikan:
No Koes
Genre
Tahun aktif1973 (1973)–akhir 1970an
LabelYukawi
Mantan anggota
  • Nomo Koeswoyo
  • Bambang (gitar)
  • Usman (gitar)
  • Sofiyan (drum)
  • Said (gitar bas)
  • Pompi Suradimansyah (kibor)

No Koes adalah grup musik asal Indonesia yang dibentuk pada tahun 1973. Grup musik yang dipimpin oleh Nomo Koeswoyo ini terdiri dari Bambang dan Usman pada gitar, Sofiyan pada drum, Said pada gitar bas serta Pompi Suradimansyah pada kibor. Grup tersebut dianggap sebagai pesaing dari grup musik Koes Plus yang diawaki oleh saudara-saudara kandung Nomo yaitu Tonny, Yon dan Yok Koeswoyo.[1][2]

Sejarah

Nomo Koeswoyo hengkang dari grup musik Koes Bersaudara pada tahun 1969 dan memutuskan untuk berkarier dalam dunia keusahaan, sementara Tonny, Yon dan Yok melanjutkan kariernya dalam grup musik Koes Plus dengan anggota baru yaitu Murry. Nomo kemudian mendirikan perusahaan rekaman Yukawi dan pada tahun 1973 memprakarsai grup musik No Koes.[2] Album beserta lagu pertamanya yang dirilis pada tahun 1974 berjudul Sok Tahu!, meraih kesuksesan dan diyakini merupakan lagu balasan terhadap lagu Koes Plus "Kapan-Kapan" dari album Volume 10.[3]

Diskografi

  • Sok Tahu!
  • Kulo Niki Sinten
  • Dicari
  • Permisi Numpang Lewat
  • Rindu
  • Hidup Ini Sementara
  • Remaja & Cinta
  • Bermain & Berhitung (Pop Anak-anak)
  • Kulo Nuwun (Pop Jawa)
  • Bermain Gondal Gandul (Pop Jawa)
  • Tergoda Asmara
  • Bebas
  • Penuh Misteri (Pop Melayu)

Referensi

  1. ↑ Lifia Mawaddah Putri (16 Maret 2023). Zaenal M., Achmad (ed.). "Mengenang perjalanan karier musik Nomo Koeswoyo". Antaranews. Lembaga Kantor Berita Nasional Antara. Diakses tanggal 23 Mei 2025.
  2. 1 2 Carla, Gita (16 Maret 2023). Purboyo, M.R. (ed.). "No Koes: Sebuah Kisah Legendaris dalam Industri Musik Indonesia". Hypeabis.id. Bisnis Indonesia Group. Diakses tanggal 23 Mei 2025.
  3. ↑ Nugroho Wahyu Utomo (16 Maret 2023). "Nomo Koeswoyo Meninggal Dunia, Pernah Saling Sindir dengan Tony Koeswoyo". Suara Merdeka. Diakses tanggal 23 Mei 2025.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan