Selasa, 22 September 2026
04:18 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Negara Neo-Inka

Negara Neo-Inka

Negara Neo-Inka
Tawantinsuyu  (Quechua)
1537–1572
Departemen Cusco modern di Peru; batas Negara Neo-Inka masih belum jelas
Departemen Cusco modern di Peru; batas Negara Neo-Inka masih belum jelas
StatusNegara merdeka di Vilcabamba
Vasal Imperium Spanyol (1567–1571)
Ibu kotaVilcabamba
Bahasa umumQuechua
Agama Agama Inka, Katolik Roma
PemerintahanMonarki
Sapa Inka 
 1537–1544
Manco Inca Yupanqui
 1545–1560
Sayri Túpac
 1563–1571
Titu Cusi
 1571–1572
Túpac Amaru
Era SejarahPeriode modern awal
 Manco Inca Yupanqui mendirikan Negara Neo-Inka di Vilcabamba
1537
 Traktat Acobamba
1566
 Ditaklukan oleh Francisco de Toledo
1572
Didahului olehDigantikan oleh
Governorat Kastilia Baru
krjKerajaan
Inka
Virreinato Peru
Sekarang bagian dari Peru

Negara Neo-Inka, juga dikenal dengan nama Negara Neo-Inka Vilcabamba, adalah negara Inka yang didirikan oleh Manco Inca Yupanqui (anak laki-laki mantan kaisar Inka Huayna Capac) di Vilcabamba pada tahun 1537. Negara ini merupakan sisa dari Kerajaan Inka (1438–1533) setelah penaklukan Spanyol. Negara ini berdiri hingga tahun 1572 ketika markas Inka terakhir ditaklukan oleh Spanyol dan pemimpin Inka terakhir Túpac Amaru (anak laki-laki Manco) ditangkap dan dihukum mati.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan