Selasa, 20 Oktober 2026
08:42 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Natrium sianida

Natrium sianida

senyawa kimia

Bagikan:
Natrium sianida
Natrium sianida
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChEMBL
ChemSpider
Nomor EC
Nomor RTECS {{{value}}}
Nomor UN 1689
  • InChI=1S/CN.Na/c1-2;/q-1;+1 checkY
    Key: MNWBNISUBARLIT-UHFFFAOYSA-N checkY
  • InChI=1S/CN.Na/c1-2;/q-1;+1
    Key: MNWBNISUBARLIT-UHFFFAOYAG
  • [C-]#N.[Na+]
Sifat
NaCN
Massa molar 49.0072 g/mol
Penampilan Padat putih
Bau Agak seperti almond
Densitas 1.5955 g/cm3
Titik lebur 5.637 °C (10.179 °F; 5.910 K)
Titik didih 1.496 °C (2.725 °F; 1.769 K)
48.15 g/100 mL (10 °C)
63.7 g/100 mL (25 °C)
Kelarutan Dapat larut dalam amonia, metanol, etanol
agak dapat larut dalam dimetilformamida, SO2
tidak dapat larut dalam dimetilsulfoksida
Indeks bias (nD) 1.452
Termokimia
Kapasitas kalor (C) 70.4 J/mol K
Entropi molar standar (So) 115.7 J/mol K
Entalpi pembentukan standar (ΔfHo) -91 kJ/mol
Bahaya
Lembar data keselamatan ICSC 1118
Sangat beracun T+ Beracun bagi lingkungan N Korosif C [1]
Frasa-R R26/27/28, R32, R50/53
Frasa-S (S1/2), S7, S28, S29, S45, S60, S61
Titik nyala Tidak mudah terbakar
Dosis atau konsentrasi letal (LD, LC):
6.44 mg/kg (tikus, lewat mulut)
4 mg/kg (sheep, oral)
15 mg/kg (mamalia, lewat mulut)
8 mg/kg (rat, oral)[2]
Batas imbas kesehatan AS (NIOSH):
PEL (yang diperbolehkan)
TWA 5 mg/m3[3]
REL (yang direkomendasikan)
C 5 mg/m3 (4.7 ppm) [10-menit][3]
IDLH (langsung berbahaya)
25 mg/m3 (sebagai CN)[3]
Senyawa terkait
Kation lainnya
Kalium sianida
Senyawa terkait
Hidrogen sianida
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
N verifikasi (apa ini checkYN ?)
Referensi

Natrium sianida adalah senyawa anorganik dengan rumus NaCN. Senyawa ini merupakan senyawa padat berwarna putih yang dapat larut dalam air. Sianida memiliki afinitas yang tinggi terhadap logam, sehingga senyawa ini sangat beracun. Kegunaan utamanya adalah dalam proses penambangan emas yang memanfaatkan reaktivitasnya yang tinggi dengan logam. Senyawa ini merupakan basa kuat. Jika bereaksi dengan asam, akan terbentuk gas hidrogen sianida yang beracun:

NaCN + H2SO4 → HCN + NaHSO4

Pembuatan

Natrium sianida dibuat dari reaksi hidrogen sianida dengan natrium hidroksida:[4]

HCN + NaOH → NaCN + H2O

Pada tahun 2006, diperkirakan terdapat 500.000 ton natrium sianida yang diproduksi di seluruh dunia. Sebelumnya senyawa ini diproduksi dengan menggunakan proses Castner yang melibatkan natrium amida dan karbon pada suhu yang tinggi:

NaNH2 + C → NaCN + H2

Referensi

  1. ↑ Oxford MSDS
  2. ↑ "Cyanides (as CN)". Immediately Dangerous to Life and Health. National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH).
  3. 1 2 3 NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards. "#0562". Institut Nasional untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja (NIOSH).
  4. ↑ Andreas Rubo, Raf Kellens, Jay Reddy, Norbert Steier, Wolfgang Hasenpusch "Alkali Metal Cyanides" in Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry 2006 Wiley-VCH, Weinheim, Germany. doi:10.1002/14356007.i01_i01

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik kimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Sodium cyanide.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan