Selasa, 20 Oktober 2026
21:40 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Nathan Hale

Nathan Hale

Bagikan:
250px-Nathan-hale-cityhall.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nathan Hale, oleh Frederick MacMonnies, 1893, City Hall Park (Taman Balai Kota), New York

Nathan Hale (1755 - 1776) adalah seorang mata-mata {spy} atau agen rahasia (intelijen) Amerika Serikat pada masa Revolusi Amerika.

Pemuda kelahiran Coventry, Connecticut, 6 Juni 1755 ini pantas dimasukkan dalam catatan sejarah. Dialah mata-mata sukarelawan yang dengan gagah berani rela dihukum dalam usia yang sangat muda, 21 tahun.

Menjadi mata-mata sebenarnya bukanlah cita-cita Hale. Didorong oleh rasa cinta untuk negaranya Amerika, dia mau melakukannya. Semasa itu Amerika memang membutuhkan seorang mata-mata untuk memperoleh informasi tentang Inggris, lawannya, untuk memenangkan peperangan, baik tentang kekuatan maupun rencananya. Lowongan menjadi mata-mata terbuka bagi seluruh pasukan, tetapi hanya Hale-lah yang bersedia.

Pria pintar dan atletis lulusan Yale College tahun 1773 yang pernah menjadi guru dan kapten ini kemudian ditugaskan ke behind enemy lines Inggris yang berada di Long Island. Minimnya peralatan maupun ketrampilan dalam penyelidikan tidak membuatnya gentar. Dia tetap menjalankan tugasnya dengan menyamar sebagai school master asal Belanda.

Beberapa informasi yang dibutuhkan Amerika memang berhasil didapatkannya. Tetapi, sayang, Hale tertangkap oleh Inggris hanya sekitar 4,8 km dari daerah perbatasan netral malam 21 September 1776. Tanpa diadili, keesokan harinya Hale dihukum mati di New York atas perintah Jendral William Howe. Sebelum menuju tiang gantungan, dia sempat mengucapkan kata-kata terakhir yang terkenal, "I only regret that I have but one life to lose for my country" (Sayang, aku hanya punya satu nyawa yang bisa diberikan untuk negaraku).

Sampai kini Nathan Hale tetap dikenang warga Amerika. Namanya dipakai untuk nama salah satu sekolah dasar sampai lanjutan atas di Amerika. Monumen megah juga telah berdiri untuk mengenang jasa kepahlawanannya, dan sejak 1985 gelar Pahlawan dari Connecticut diberikan kepadanya.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan