Sabtu, 26 September 2026
07:06 WIB
TERKINI
Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia

Narentani

Narentani adalah suku Slav Selatan yang menduduki wilayah selatan Dalmatia yang berpusat di sekitar sungai Neretva (Narenta). Suku ini aktif pada abad ke-9 dan 10 dan dikenal sebagai bajak laut Adriatik. Mereka dijuluki Narentani oleh Republik Venesia dan Neretljani dalam bahasa Kroasia, sementara sumber-sumber Yunani menggunakan nama Paganoi, "orang-orang pagan", karena mereka adalah salah satu kelompok Slav terakhir yang dikristenkan. Suku ini merupakan musuh bebuyutan Republik Venesia karena mereka menyerang pedagang-pedagang yang melewati Laut Adriatik. Mereka bahkan menjarah wilayah yang tidak jauh dari Venesia sendiri dan mengalahkan Doge beberapa kali. Perjanjian perdamaian Venesia-Narentani tidak bertahan lama karena orang-orang Narentani sering kali melanjutkan pembajakan. Mereka pada akhirnya ditundukkan pada abad ke-10 dan sepenuhnya menghilang dari rekam sejarah pada abad ke-11. Mereka kemungkinan besar terasimilasi dan menjadi penganut Kristen. Bahasa Narentani tidak pernah tercatat, sehingga para ahli bahasa mengasumsikan bahwa Narentani menuturkan bahasa Proto-Slavia (seperti kelompok-kelompok Slav lainnya pada masa itu). Historiografi Kroasia menganggap Narentani sebagai salah satu kelompok regional yang menjadi asal-usul bangsa Kroasia dan orang-orang yang berasal dari wilayah Dubrovnik-Neretva.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Pagania.


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan