Senin, 02 November 2026
20:15 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Nama kuil

Bagikan:
Nama kuil
Nama Tionghoa
Hanzi tradisional: 廟號
Hanzi sederhana: 庙号
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: miào hào
Min Nan
- Romanisasi POJ: biō-hō
Yue (Kantonis)
- Jyutping: miu2hou3
Nama Korea
Hangul: 묘호
Hanja: 廟號
Alih aksara
- Romanisasi: Myoho
- McCune-Reischauer: Myoho
Nama Vietnam
Vietnam: Miếu hiệu

Nama kuil umum dipakai saat menamakan sebagian besar royalitas Tiongkok, Korea (periode Goryeo dan Joseon), dan Vietnam (seperti dinasti-dinasti Trần,Lý, dan Lê). Nama tidak sama dengan nama era. Dibandingkan dengan nama anumerta, pemakaian nama kuil bersifat lebih khusus. Kedua gelar tersebut sama-sama diberikan setelah kematian seorang kaisar atau raja, tetapi tak seperti nama anumerta biasanya, nama kuil hampir selalu terdiri dari hanya dua karakter

Di Korea, nama kuil dipakai untuk merujuk kepada raja-raja dari awal zaman Goryeo (sampai tahun 1274), dan raja-raja dan kaisar-kaisar dari Dinasti Joseon. Pada zaman Kekaisaran Korea (1897–1910), nama era wajib dipakai, tetapi nama kuil sering kali dipakai sebagai penggantinya.[1]

Di Vietnam, sebagian besar penguasa dikenal dengan nama kuil mereka, dengan pengecualian para penguasa Dinasti Tây Sơn dan Nguyễn, yang lebih dikenal dengan nama era mereka.

Referensi

  1. ↑ Keith Pratt; Richard Rutt; James Hoare (1999). Korea: a historical and cultural dictionary. Routledge. ISBN 0-7007-0464-7.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan