Senin, 19 Oktober 2026
14:57 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Naga Badudung

Naga Badudung

Bagikan:
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Naga Badudung" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
250px-Kepala_Naga_Suku_Banjar.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kepala naga

Naga Badudung adalah suatu bentuk naga yang dibuat dari kayu dengan leher tegak, kepala datar, mulut menganga, mata melotot dan lidah menjulur.

Patung serupa sampai saat ini masih banyak disimpan oleh beberapa kelompok masyarakat di Hulu Sungai, dan dirawat secara berkala atau pada waktu tertentu 'diberi' kembang.

Naga tersebut diletakkan di samping pelaminan pengantin, dipasang pada haluan perahu yang membawa pengantin, dibuatkan badan dalam upacara bananagaan (di Banua Halat, Tapin, dalam upacara Baayun Mulud), dipercaya di Hulu Sungai Selatan dan Hulu Sungai Tengah bahwa air siraman naga tersebut dapat menyembuhkan penyakit.

Dalam upacara perkawinan, naga dianggap sebagai penolak bala, yang bisa menawarkan gangguan alam (angin ribut dan hujan lebat) dan simbol pengharapan agar mempelai tidak mendapat halangan dalam bahtera rumah tangga.

Kepala Naga Darat

Kepala Naga Darat adalah suatu bentuk kepala naga yang diletakan pada kendaraan pengantin pria yang diarak menuju pengantin wanita di alun-alun atau halaman rumah. Kepala naga ini dibuat dari kayu dengan hiasan berupa sisik, sulur daun dan bunga.

Lihat pula

Pranala luar


120px-Flag_map_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan