Minggu, 04 Oktober 2026
22:41 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Naïve Records

Naïve Records

Bagikan:
Naïve Records
logo naïve
Didirikan1997
StatusAktif
GenreMusik pop
Jazz
Klasik
Chanson
Asal negaraPrancis
LokasiParis
Situs webSitus resmi

Naïve Records adalah sebuah label rekaman independen Prancis yang berpusat di Paris dan bergerak di genre musik elektronik, pop, jazz, dan klasik. Label ini didirikan tahun 1997 oleh Patrick Zelnik, Gilles Paires, dan Eric Tong Cuong.[1][2]

Naïve mengakuisisi beberapa label rekaman lain. Portofolio label rekaman klasiknya meliputi Astrée Auvidis milik Michel Bernstein, Opus 111 milik Yolanta Skura (didirikan tahun 1990) dan Ambroisie milik Nicolas Bartholomée dan label modernis Montaigne (didirikan tahun 1987).[3][4]

Penyanyi

Referensi

  1. ↑ Billboard - 6 June 1998 - Page 69 Vol. 110, n° 23 "Naive was founded at the end of 1997 by former Virgin France chairman Zelnik and advertising agency Euro RSCG ... in the electronic music area," explains Rebet, who also serves as GM of Naive Records and Naive's music publishing unit."
  2. ↑ Billboard - 13 Sept. 2003 - Page 36 Vol. 115, n° 37 "Ryko has also sealed a non-exclusive pact with French label Naive, founded by former Virgin France CEO Patrick Zelnik and ..."
  3. ↑ Access: Quels publics pour la musique classique? Page 284 Pascale Seys, Festival de Wallonie - 2003 ".. Hervé Boissière est, depuis avril 1999, Directeur artistique des labels classiques de Naïve regroupant Astrée, Opus 111, Montaigne et Travelling"
  4. ↑ Billboard - 19 Jul 2003 - Page 15 Vol. 115, No. 29 "Under the guidance of artistic director Herve Boissiere, Naive was hailed worldwide for its smartly designed reissues from Auvidis' Astree and Montaigne catalogs, as well as both old and new material from another acquisition, the early music label Opus 111."

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan